Ketua JPKP di ponis satu tahun penjara di pengadilan Negri  .” menggala”  

758

Faktual Tulang Bawang – Sidang  putusan pengadilan  negeri menggala ” selasa 21 januari 2020

Memponis ketua lembaga  ( JPKP)  jaringan pengawas  kebijakan pemerintah(. Wagiono)  di ponis satu tahun penjara  berbeda dengan tuntutan” jaksa pentut umum pasal (378)  khup. Dengan tuntutan 3 tahun penjara ”

Akibat menjual belikan  Tanah. (R)   milik perusahan  (CPB)  Chenteral Pertiwi Bahari).

Tabak. Udang Brtasena” Menurut keterangan masrakat bahwa Tanah (R)  merupakan  tanah yang  sudah pernah mendapat Tali kadih oleh perusahan kepada pemilik yang sah’ tentu nya tanah  tersebut benar sudah menjadi milik perusahan” namun tambak itu memang sengaja  di pakai oleh “warga”

Anggota  porsil/ ormas termasuk  Wagino. Ikut serta mengola nya namun dengan kekuwasan wagiono berani menjual belikan tanah tersebut”justru akibat  perbutan nya Wagino” tersandung   kasus mantan kadus” darji utomo.

Salah satu warga masyarkat adi warna. Saat di kofirmasi  wartawa Faktual” mengata kan bahwa dengan berdiri nya kantor  sektriat ‘ JPKP  yg di ketua  oleh  Wagino selalu bertentangan dengan pendapat masyrkat ‘ termasuk tidakan ” tanduk yg di lakukan mereka ‘ bukan inggin mesejahterakan masyrakt  justeru memecah belah masyarakat” (PORSil). “ukap darjil  utomo”

Termasuk  apratur  kampung Adiwarna. “mereka sangat tidak mendukung  keberadan lembaga JPKP yang ada di kampung adiwarna sedangkan sebagai warga masyarakat yang harus mendapatkan layanan dengan sebayik baiknya”

Begitu juga  sutrisno selaku BPK’ kampung Adiwarna merangkul menjadi  seketaris kantor ‘JPKP. ” dibawah pimpinan Wagiono saat di temui wartawan  cetak Faktual ‘ di kantor JPKP.  Mengata kan ormas kami ini baru berjalan satu tahun masih tahap coba coba” maka untuk kantor kami masih  berada di kampung  Adi Warna”

Maslah tugas JPKP ( jaringan pengawas) kebijak kan pemeritah)   Sutrisno menjelas kan   belum di lakukan untuk  di kampung  hanya  sebatas kampung Adiwarna  saja untuk  kantor JPKP ” saat di tanya wartawan” ujar nya sutrisno ” (herman).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.