Lsm Tipikor Menyayangkan sikap Plt Kadis Diknas Lampura.

242

Lampura Faktual, Dugaan adanya Pungutan liar (Pungli), diDinas Pendidikan Lampung Utara yang dilakukan Oknum Kasi SMP berinisial MN dan kawan kawan, kepada sekolah sekolah yang mendapatkan bantuan Notebook, telah mendapat banyak sorotan dari kalangan Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Lampung Utara.
Hal ini telah dibantah Plt Kadis pendidikan Lampura, bahwa tidak ada penarikan biaya dari Kepsek yang mendapat bantuan tersebut.

Bantahan ini terkesan untuk menutupi atau melindungan staf Diknas Pendidikan Lampura, kejanggalan ini terlihat dari konfirmasi Faktual hari Selasa (7/1) yang mengatakan bahwa Plt Kadis Diknas tidak tahu adanya batuan Notebook.
Saat Faktual konfirmasi Plt Kadis Diknas. Toto Sumedi. S.sos.Mm . Melalui telpon, Plt Kadis membantah, bahwa Kepsek telah memberikan sejumlah uang kepada Oknum kasi SMP Diknas, ini ada SMS dari Kepseknya terang Toto.

Dilanjutkan Toto, bahwa itu tidak benar adanya penarikan sejumlah Uang kepada Kepsek yang mendapatkan bantuan Notebook dinda. Ini jelas kok, dari beberapa Kepsek yang telah SMS kepada seya, dalam hal ini dapat mengambil kesimpulan bahwa tidak ada pungli di lingkungan Diknas Lampura jelas nya.

Ditempat tepisah Ketua LSM Komite Pemantau Tindak Korupsi (KP.Tipikor) Aidi Syahrizal. SH.MH. turut angkat bicara mengenai persoalan yang terjadi di Diknas Lampung Utara.
Menurutnya , Aidi sangat menyayang kan ada nya kegiatan Pungli di Diknas Lampura, hal ini sangat mencoreng pendidikan di Kab. Lampung Utara.
Aidi juga sangat menyayang kan atas pernyataan sikap yang dilontar kan Plt Kadis Diknas, yang mengatakan tidak ada pungli dijajarannya, hanya dengan SMS dari Kepsek. Seharusnya sebagai Kadis dapat memanggil Kepsek yang dapat batuan, bukan melalui SMS, ini akan menimbulkan kecurigaan dari masyarakat, jangan jangan seluruh kepsek telah mendapat intimidasi dari pejabat Diknas.
Dilanjutkannya sebab sebelumnya Kadis Diknas tidak pernah tau adanya bantuan Notebook, namun setelah selang beberapa hari Plt Kadis Mendapatkan SMS dari Kepsek yang mengatakan tidak pungli. ini ada apa kita perlu pertayakan terang Aidi. (Brem

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.