MUI Bandarlampung Dukung Penertiban Ormas

454
Bandarlampung, FAKTUALMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandarlampung mendukung penertiban organisasi masyarakat (ormas) anti Pancasila, yang dilakukan pemerintah pusat.

“Kami mendukung penertiban ormas yang bertentangan dengan Pancasila, sebab Pancasila merupakan dasar negara sudah jelas,” kata Ketua MUI Kota Bandarlampung, Suryani M. Nur, kemarin.

Menurut dia, langkah yang dilakukan pemerintah dalam penertiban ormas sangat didukung.

MUI Kota Bandarlampung mendukung langkah penertiban dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No: 2 tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang Undang No. 17 tahun 2003 tentang Ormas.

Mengenai pembubaran HTI, dia mengatakan, dari ajaran dan kajian keagamaan tidak ditemukan penyimpangan.

“Kalau dari ajaran agamanya tidak ada yang menyimpang, namun ideologinya bertentangan dengan dasar negara yakni Pancasila,” kata dia.

Dia mengatakan, A�dalam konsep bernegara Pancasila menjadi dasar ideologi, hal tersebut sudah menjadi acuan dalam kegiatan berorganisasi di Indonesia.

“Mungkin dari pertimbangan pemerintah bahwa ormas yang menggangap Pancasila tidak benar, berarti tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negara sehingga harus ditertibkan,” katanya.

Ia mengharapkan semua pihak dapat menerima ketetapan pemerintah untuk menjaga kestabilan negara, termasuk menahan diri untuk melakukan tindakan yang merugikan pribadi maupun organisasi.

Sebelumnya, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengimbau warga jangan mengikuti organisasi masyarakat (ormas) yang dilarang pemerintah.

“Saya minta warga untuk tidak ikut ormas yang telah dilarang oleh pemerintah, meskipun secara rahasia mengikuti ormas itu pasti akan ketahuan,” kata dia.

Ia mengatakan, larangan ini untuk semua warga Kota Bandarlampung dari seluruh latar belakang pekerjaan.

Terlebih itu dari Aparatur Sipil Negera (ASN), pihaknya sangat melarang mengikuti ormas yang dilarang oleh pemerintah. (Rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.