Parosil Buka Bursa Inovasi Desa

726

Lampung Barat, FAKTUAL – Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus membuka Bursa Inovasi Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) setempat, di Gedung Serba Guna (GSG) Nata Maghga Komplek Pemkab, kemarin.

Menurut Parosil, pemerintah pekon tidak perlu khawatir dalam melaksanakan inovasi pembangunan, selama tidak bertentangan dan sesuai dengan potensi pekon masing-masing.

Pemanfaatan wadah musyawarah pekon sebagai ajang penyampaian aspirasi janganlah dibatasi pada kebiasaan rutin yang belum tentu masih relevan untuk masa yang akan datang. Berikan peluang masuknya ide komitmen berbagai elemen masyarakat yang ada di pekon serta lakukan koordinasi secara baik dan bijak dalam mengembangan ekonomi masyarakat pekon, katanya.

Dia mengatakan,A� beberapa bidang dimaksudA� seperti pekon pintar, pekon yang diukur melalui tingkat kebuta aksaraan di bawah 2,5%, ketersediaan PAUD, adanya taman bacaan/perpustakaan dan forum literasi membaca, adanya kurikulum lokal berbasis potensi pekon. Lalu, pekon sehat, pekon dengan akses air bersih baik, tingkat kematian ibu dan anak yang rendah, adanya ambulan pekon yang berfungsi sebagai pengantar masyarakat sakit ke fasilitas pelayanan kesehatan pertama, serta penanganan sanitasi lingkungan dengan pengelolaan sampah yang baik

Kepala DPMP Lambar,.Nukman, mengatakan, kegiatan itu bertujuan mendiseminasikan informasi pokok terkait program inovasi desa (PID) secara umum, serta hibah dana desa secara khusus. Kemudian, menginformasikan dan memperkenalkan rencana potensi kegiatan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam penyelesaian masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan.

Menjaring ide dan komitmen pemerintah pekon untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif atau inovasi yang digelar dalam bursa sebagai bagian rencana pembangunan pekon tahun 2018. Selain itu, festival produk unggulan Kawasan Pedesaan dari 15 kecamatan serta pembagian hadiah bagi pekon terbaik pelaksana gotong-royong masyarakat tahun 2017, katanya.

Menurut Nukman, kegiatanA� inovasi desa diikuti kurang lebih 650 orang di antaranya unsur pimpinan DPRD, sekretaris kabupaten, staf ahli bupati dan asisten, kepala OPD, peratin, camat, kasi pemerintahan, ketua LHP, juru tulis serta TPID kecamatan.

a�?Bursa inovasi desa merupakan bagian pemanfaatan alokasi dana pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa 15 kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat sebesar 20% yang berasal dari dana dekonsentrasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Lampung. Pada bursa inovasi desa, juga digelar festival produk unggulan kawasan perdesaan dari 15 kecamatan yang menjadi produk sumber pendapatan masyarakat pekon,a�? kata Nukman.A� (Yu)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.