Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah di Lambar

860

Bandarlampung, FAKTUAL – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Pasar Murah Bersubsidi menyambut Natal 2017 dan Tahun baru 2018, dalam rangkaA� stabilitasi harga bahan pokok dan pengendalian inflasi, di Kecamatan Balikbukit dan Kecamatan Sukau, Kabupupaten Lampung Barat.

Kepala Biro Umum Provinsi Lampung, Irson Fatricat, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Provinsi Lampung, Yusli Revonadi, Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Natadjudin Amran, kepala OPD Lambar, pimpinan Perum BULOG Divre Lampung, K PT. PPI Lampung, camatA� Balikbukit, lurah, serta masyarakat setempat hadir pada pembukaan kegiatan tersebut.

Menurut Irson Fatricat, harga barang kebutuhan pokok yang tinggi dapat mengakibatkan melemahnya daya beli masyarakat dan berdampak terhadap inflasi. Oleh karenanya kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok dimungkinkan karena meningkatnya permintaan terhadap bahan poko dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kemudian guna mengantisipasi hal tersebut Pemprov Lampung terus berupaya untuk menjaga stabilitasi harga anatara lain menjamin kelancaran distribusi arus barang, menjamin ketersediaan stock, serta penetrasi pasar melalui operasi pasar atau pasar murah.

Pasar murah dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun Pemprov Lampung dan pemkab sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilanA� rendah untuk mendapatkan bahn kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, katanya.

a�?Pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar terutama bagi umat nasrani yang akan merayakan Natal dan tahun baru 2018,a�? ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan kesempatan kepada Masyarakat Lampung Barat untuk berbelanja di pasar murah ini. kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah pada saat menjelang hari natal dan tahun baru 2018.

Menjelang Natal dan tahun baru, kata dia, biasanya harga bahan makanan pokok mengalami kenaikan harga, tetapi mudah-mudahan kondisi tersebut tidak sampai terjadi di Lampung Barat.

a�?Kalaupun ada kenaikan harga, semoga masih dalam tahap yang wajar, sehingga tidak menimbulkan gejolak ekonomi yang begitu berarti, akan tetapi kita tetap harus mewaspadai melonjaknya harga dan terbatasnya persediaan beberapa kebutuhan pokok terus merangkak naik, maka dipastikan yang paling merasakan dampaknya adalah saudara-saudara kita yang kurang beruntung.,a�? katanya

a�?Saya berharap masyarakat Kabupaten Lampung Barat tetap menjaga solidaritas dan kebersamaan antar sesama serta tetap komit mendukung pembangunan di Kabupaten Lambar dalam segala bidang. Untuk itu kepada masyarakat yang hadir pada acara ini, saya berharap jangan melihat dari nilai materinya subsidi yang diberikan oleh pemerintah, namun yang penting adalah perhatian dan niat tulus yang tumbuh dariA� kita semua, untuk meringankan beban dan kesulitan terutama dalam mendapatkan makanan pokok sehari-hari,a�? ujarnya.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Provinsi LampungA� Drs. Yusli Revonadi ,M.M., dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan pasar murah bersubsidi berdasarkan anggaran (DPA) satker Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Tahu anggaran 2017 berdasarkan maksud dan tujuannya, sebagai bentuk kepdulian pemerintahan provinsi Lampung untuk membnatu masyakat dalam meemnuhi kebutuhannyaA� terutama kebutuhan pokok dan barang lainnya dengan hargaA� yang relative murah terjangkau untuk keperluan harian maupun dalam menyambut natal 2017 dan tahun baru 2018.A� Kemudian dalam rangka stabilisasi harga barang kebutuhan pokok, sehingga pada gilirannnya dapat mengendalikan inflasi terkendali.

Pelaksanaan pasar murah ini merupakan pelaksanaan yang ke 6 dan 7 dari 10 kegiatan di 10 kecamatan yang tersebar di kabupaten. Dengan jumlah peserta yang terdiri dari Pabrikan, Produsen distributor dan UKM binaan.

Selanjutnya harga komoditi yang dipasarkan lebih murah dari harga pasar hal ini dikarenakan harga yang di tetapkan adalah harga distributor dikurangi subsidi dari pemprov Lampungdengan komoditi beras, gula, minyak goreng kemasan, telur ayam ras, terigu dengan nilai subsidi atau potongan harga masing-masing komoditi tersebut Rp 3.000/kg.

Kegiatan itu juga di dukung Pemkab Lambar, camat, BULOG Divre Lampung, PT PPI, PT Pertamina, PT. Bogasari, CV Bumi Waras, CV Sinar Laut, dinas terkait serta UKM Binaan. (Adi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.