Petambak Pesawaran dan lamsel Terma170.000 Benih Penih Ikan

324

170.000 benih ikan air laut diberikan kepada petambak ikan air laut di Pesawaran dan Lampung Selatan, oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) dan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penyerahan dilakukan secara simbilis sarana Karamba Jaring Apung (KJA).

Untuk kabupaten Pesawaran sendiri, Kepala BBPBL, Mimid Abdul Hamid, menyerahkan sarana revitalisasi KJA dan melepasliarkan sebanyak 15 000 ribu ikan di Pulau Tegal. Selasa (5/9)

Beberapa jenis, ikan yang dilepasliarkan diantaranya, ikan Nemo, sebanyak 1.500 ekor, Kuda Laut sebanyak 2.000, Ikan Kakap Putih 11.000, dan ikan Kerapu Macan 500 ekor.

Acara Pelepasliaran beberapa ekor ikan tersebut yang juga di hadiri langsung oleh Dirjen Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan perikanan, Slamet Soebjakto, kepala BBPBL, Mimid Abdul Hamid, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dan satker terkait.

Menurut, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dirinya sangat mengapresiasi bantuan yang di berikan Dirjen Perikanan Budidaya, KKP pusat dalam membantu kelompok usaha tambak ikan air laut di wilayah Pesisir Pesawaran.

“Mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pesawaran, khususnya para kelompok usaha karamba air laut, mengucapkan terimakasih kepada dirjen perikanan budidaya KKP, yang telah memberikan bantuan ini,” ucap Dendi.

“Kedepan, memang sudah ditetapkan kawasan minapolitan sebagai sentra budidaya ikan air laut bekerjasama dengan BBPBL Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sedangkan kepala BBPBL, Mimid Abdul Hamid, tujuan revitalisasi, KJA untuk mengoptimalkan kembali KJA yang idle dan mengiatkan usaha budidaya ikan laut khususnya di Pesisir Pesawaran. “Pesawaran ini sangat cocok untuk budidaya ikan laut, karena memiliki laut yang luas, dan ini bentuk kepedulian kami untuk para pengusaha budidaya ikan laut,” jelasnya.

Sasaran bantuan revitalisasi KJA, secara nasional sebanyak 250 paket untuk 1.000 KJA dan untuk BBPBL Provinsi Lampung, 125 paket untuk 500 lubang KJA disebar di Pesawaran dan Lampung Selatan.

“Khusus kabupaten Pesawaran yang mendapatkan program itu sebanyak 15 kelompok, dengan jumlah paket 69 paket untuk 276 lubang KJA dan Lampung Selatan, 4 kelompok dengan jumlah paket 16 paket untuk 64 lubang KJA,” ungkap Mimid.

Ditambahkan nya juga, selain di Provinsi Lampung bantuan secara nasional juga di serahkan ke Kabupaten Kepulauan Seribu, dan Karimun Jawa.

Khusus untuk di Provinsi Lampung, dia berpesan kepada para kelompok yang menerima bantuan revitalisasi KJA agar bisa mengembang kan dan merawat sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

“Bantuan yang diberikan, diantanya revitalisasi KJA, bantuan benih ikan, pakan ikan, vitamin, obat obatan, dan sarana tangkap atau alat kerja,”ucapnya.

Tahun 2017 ini, para kelompok Budidaya ikan air laut mendapatkan bantuan Rp 4 miliar dari APBN pemerintah Pusat dalam rangka mengembangkan budidaya ikan air laut khususnya di Kabupaten Pesawaran, hal ini diungkapkan Dirjen Perikanan Budidaya, KKP, Slamet Soebiyakto,

“Tahun 2016 bantuan dari pusat hanya Rp 700 juta dan pada tahun ini, ada peningkatan menjadi Rp 4 miliar, untuk para kelompok Budidaya ikan air laut khususnya di Pesisir Pesawaran,”ungkapnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.