Sekretaris Askonas Lapor langsung ke LPSE Provinsi Tekait Lenyap nya paket di lamsel

85

Faktualmedia.co- Lampung selatan -Sekretaris Asosiasi Kontruksi Nasional ( Askonas) bersama Pihak rekanan lampung selatan ( lamsel ) laporkan Lagi permasalahan paket yang hilang ketika hendak di masukkan penawaran ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) provinsi lampung kamis ( 07/11/2019 ).

Eka Karolina selaku Sekertaris Askonas lamsel langsung antarkan berkas laporan ke LPSE provinsi di dampingi pihak rekanan Berkenaan dengan bayaknya paket yang hilang setelah di masukan penawaran.

“setelah melaporkan ke Unit layanan pengadaan ( ULP ) kabupaten lamsel kami di arahkan ke provinsi, hari ini kami ke provinsi mengantar laporan pengaduan juga.” kata nya

Eka mengatakan setelah mereka ke LPSE provinsi, laporan nya Langsung di tanggapi .

Harapan kami, setelah kami lapor ke provinsi, ada tindakan yang sangat jelas, Sehingga pelaku hacker segera di tangkap.
Karena ini menghambat pembangunan lamsel, Untuk kedepannya di tahun 2020 mendatang, Lebih aman dalam proses lelang, Sehinga anggaran terserap, ungkap Eka

Dadan Hutari menambahkan Selaku pihak rekanan, pelaku hacker harus cepat di tangkap karena ini sudah merugikan , juga memperhambat pembangunan di lamsel, hal ini jangan di biarkan , harus ada tindakan hukum, karena sudah berulang kali.

“ini sudah bentuk kejahatan, sehingga Pembangunan tidak bisa di laksanakan, dan anggaran tidak terserap, ini bener-bener merugikan masyarakat lamsel,” ujar Dadan

M.Takim membenarkan selaku pejabat penerima berkas pengaduan Dinas kantor LPSE Propinsi Lampung, yang menerima pengaduan dari Rekanan Kabupaten Lamsel.

“sampai hari ini saya telah menerima lima belas berkas dari Rekanan Lamsel, pengaduan secara lelang yang hilang, nanti saya akan teruskan ke pimpinan saya, Saat ini beliau lagi rakor di jakarta. ” Ujar Takim.

Setelah Eka dan Dadan melapor ke meja M.Takim , menyusul Andre serta wawan mereka rekanan berasal dari kota bandar lampung juga mengadukan hal yang sama di lpse di provinsi lampung, kami sebagai peserta yang mengikuti paket lelang yang ada di lamsel, karna lelang sipat nya terbuka untuk semua pihak , siapa pun boleh ikut tanpa terkecuali, asal mengikuti syarat atau ketentuan oleh panitia atau penyelengara,” kata nya

Di sini kami merasa di rugikan, kenapa, semua penawaran yang sudah kita upload server lpse provinsi lampung itu semua hilang tanpa sebab, hilang nya ini tanya tanya besar, apakah ada masalah pada server, atau ada indikasi permainan dari oknum, itu yang akan kita tanyakan selaku rekanan,” ungkap Andre

Saya masuk kan penawaran pada tahun 2019 sudah tiga kali ini, yang saya ikuti. semua nya bermasalah, sampai sekarang pertanyaan nya masih belum terjawab.

Harapan saya ini ada indikasi permainan hacker, kalau bisa tingkat keamanan nya lebih di tingkatkan lagi, tujuan nya untuk keamanan nya, terutama dokumen yang kami aplut. Kami sudah rugi waktu, tenaga, dan biaya adminitrasi.

Saran saya, tindak aja hecker- hecker itu cari sampai ketemu siapa pelakunya agar kita aman dan nyaman. Terutama pembangunan bisa terealisasi dan berjalan semua,” tegas nya

Yusron selaku kasubag pengembangan sistem informasi ( PSI ) LPSE provinsi menjelaskan ketika di hubungi via Telpon selulernya tentang banyak nya pengaduan oleh pihak rekanan dan LPSE lamsel, penawaran oleh pihak rekanan hilang,

kalau dari lpse lamsel belum ada laporan surat tertulis, mereka melaporkan ke LPSE suport

“kami sudah menerima laporan dari LPSE lamsel melalui pesan WhatApp, secara tertulisnya besok akan mereka kirim ke saya,” ucap nya

” mangka nya kita lanjutkan saja laporan ke LKPP pusat hari ini ( 07/11) melalui via email,
jadi sekarang Badan saiber sandi negara ( BSSN ) lagi memeriksa lapaoran kita “pungkas Yusron
( sam)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.