Soal Pasien Keracunan, RUSD Pesawaran Koordinasi Dengan Dinkes

992

Pesawaran, FAKTUAL

RSUD Pesawaran sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, untuk mencari solusi atas keluhan 6 dari 18 warga Dusun Tiga, Desa Harapanjaya, Kecamatan Kedondong, yang diduga keracunan nasi besek, Jumat (27/10) dan tidak sanggup membayar biaya pengobatan.

a�?Saya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terlebih dahu, jika memang tidak ada solusi atau tidak bisa ditanggung BPJS maka semua biaya pengobatan digratiskan,a�? ujar Direktur RSUD Pesawaran, Yasmin. Senin (30/10).

Dia mengatakan, dari 18 warga yang diduga keracunan hingga Senin masih ada 6 pasien yang dirawat A�tim medis RSUD Pesawaran.

a�?Masih ada enam warga yang diduga keracunan Jumat (27/10) masih dirawat,a�? katanya.

Dia juga belum bisa memastikan terkait hasil diagnose dari laboratorium atas sempel dari nasi atau makanan yang dikonsumsi para pasien karena dia baru masuk kerja selepas cuti.

a�?Diagnose sementara para pasien keracunan, belum ada hasil dari laboratorium. Saya juga baru masuk hari ini setelag cuti. Jadi belum koordinasi dengan medis yang menangani para pasien itu,a�? katanya.

Sebelumnya, diberitakan Kapolsek Kedondong, AKP Firdaus membenarkan adanya peristiwa kera cunan sejumlah warga, setelah memakan nasi besek dari rumah seorang warga yang menggelar hajatan tujuh bulan kehamilan.

a�?Diduga para korban keracunan setelah memakan makanan (besek) dari pengajian seorang warga, di lingkungan sekitar yang melakukan pengajian tujuh bulan kehamilan. Ada 18 orang yang dirawat di RSUD Pesawaran,a�? kata Firdaus, Jumat (27/10).

Dia menjelaskan, kasusnya diserahkan ke Polres Pesawaran, petugasnya telah melakukan perawatan terhadap para pasien yang diduga menjadi korban keracunan dan masih dicek petugas medis penyebab dugaan keracunan terhadap para korban.

a�?Kasusnya diserahkan ke Reskrim Polres Pesawaran, petugas rumah sakit sudah mengambil sampel sisa nasi dan akan dicek ke laboratorium ke rumah sakit provinsi Lampung, kami tinggal menunggu hasilnya,a�? ujarnya.

Kepala Ruangan, Instalasi Gawat Darurat RSUD Pesawaran, Suhendar membenarkan ada 18 orang dirawat diduga keracunan berdasarkan keterangan korban.

a�?Iya ada 18 pasien di rawat dengan keluhan sakit perut dan pusing kepala, katanya setelah makan makanan dari pengajian,a�? kata Suhendar, Jumat (27/10).

Dia menjelaskan, para pasien yang diduga keracunan tersebut telah ditangani oleh petugas medis di RSUD Pesawaran dan sedang dilakukan observasi serta cek laboratorium.

a�?Para pasien sudah dilakukan perawatan oleh petugas medis, semua kondisi pasien, cukup baik dan sedang menjalani perawatan,a�? ujarnya.

Nurhasan (29) korban mengatakan, awalnya dia merasakan sakit perut dan mual serta muntah setelah makan masakan dari acara tasyakuran di rumah tetangganya.

a�?Awal mulanya, saya ikut syukuran tujuh bulan, pulang dapat satu besek nasi. Nah nasi itu saya makan sama anak dan istri, dari situ sakit perut, mual dan pusing, sampai di bawa ke rumah sakit ini,a�? ujarnya.A�(Rin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.