Terkait Covid-19, Wali Kota Minta Optimalkan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

69

Metro faktualmedia.co. –  Wali Kota Metro Wahdi, Pimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pelayanan Kesehatan di masa pandemi Covid-19, tahun 2021 di OR Setda, Kota Metro, Rabu ( 07/04/2021 ) .

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andari Melapor kan Beberapa Kasus covid-19 dengan Hasil Positif, yang Terkonfirmasi sebanyak, 728 Kasus. Ini Terhitung dari Maret tahun 2020 hingga 6 April 2021. yang telah di Layani oleh Empat Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Untuk Kasus Meninggal Dunia, di mulai dari Maret hingga april, Tercatat sebanyak 37 orang. Dengan rincian 36 orang berasal dari Kota Metro dan 1 orang berasal dari Palembang .

Wali Kota Metro Wahdi, pada Rapat Koordinsai, Menyampai kan dan Merapat kan seluruh Kepala Rumah Sakit di Kota Metro, dengan Tujuan untuk Memecah kan Permasalahan, terkait Pandemi Covid-19 .
dengan Membangun Sinkronisitas antara Pemerintah dengan Pihak Tenaga Kesehatan se-Kota Metro .

Rapat Koordinasi ini, untuk melihat Pokok Fikiran Masing – masing Kepala Rumah Sakit yang ada di Kota Metro, yang Penilaian nya agak condong Negatif.  Pandemi Covid-19 Menjadi Perhatian Besar Presiden, khususnya di Kota Metro, di karenakan Mobilitas kita sangat Tinggi, namun dalam Proses Angka Kesembuhan nya ternilai cukup Baik .

Wahdi, Menambah kan dengan Rapat Koordinasi ini, untuk Menetap kan Rumah Sakit mana yang Menjadi Rujukan Covid-19, yang Harus ada Standar Dasar nya .
Kita memberi kan Rujukan kepada Rumah Sakit yang tidak Memenuhi Syarat. Apabila Rumah Sakit tidak Terstandarisasi, maka tidak akan di Berikan Izin sebagai Rumah Sakit Rujukan .

Dinas Kesehatan sebagai Leading Sektor, Harus Benar – benar Memain kan Peranan yang Sangat Baik, untuk dapat Menentu kan .
Alangkah lebih Baik apabila Kampung Tangguh Nusantara ( KTN ), dapat di Manfaat kan sebaik Mungkin, untuk di Jadikan Tempat Isolasi Mandiri bagi Pasien Covid-19.(tim).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.