Biarlah Publik Yang Menilai

468

 

Faktualmedia.co – Pertemuan atau silaturahmi Imer Darius dengan sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Pesisir Barat di kediaman beberapa waktu lalu memastikan meninggalkan berbagai pertanyaan dan kecaman dari masyarakat khususya kepada PPK.

Sebab,sebagai penyelenggara, semestinya PPK tidak memenuhi undangan silaturahim dari Imer Darius yang konon katanya salah satu calon Legislatif untuk pusat.

Lalu saat ini gencar diberitakan Imer Darius telah diminta klarifikasi, terkait pertemuanya dengan penyelenggara pemilu tingkat kecamatan. Jawaban lantang pasti diberikan, sang caleg (Imer Darius) membantah telah memberikan uang tunai dan cinderamata kepada ketua dan anggota PPK.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa PPK ingin dan mau memenuhi ajakan Imer. Bukankah PPK tau Imer Darius salah satu caleg. Justru kalau mau jujur sejak ada ajakan dari Imer, mestinya PPK dengan cepat melaporkan kepada atasan mereka. Bukan justru diam karena telah dijanjikan akan diberi “uang transport dan cinderamata”.

Lucunya lagi pertemuan PPK dengan Imer mencuat kepermukaan karena berhasil diungkap media. Kalau saja “silaturahmi” Imer dengan PPK ini tidak muncul bukan tidak mungkin ada pertemuan selanjutnya, dengan melibatkan penyelenggara pemilu yang kapasitasnya lebih besar yakni komisioner KPU Pesisir Barat.

Kalau sudah begini siapa yang patut dipersalahkan, Imer Darius, PPK atau KPU Pesisir Barat.Yang jelas silaturahmi ala PPK dan Imer telah mencoreng-moreng penyelenggara pemilu, khususnya KPU Pesisir Barat.

Pada akhirnya, pertemuan Imer dan PPK biarlah publik yang menilai. Karena seluruh rangkaian kejadian ada sebab dan akibat. Wasallam.

Penulis Agustiawan, wartawan tinggal di Krui Pesisir Barat, Lampung.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.