Lampung Bersiap Menjadi Sentra Hortikultura Nasional

497

Bandarlampung, FAKTUAL – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersiap menjadi sentra hortikultura nasional. Di Indonesia belum ada provinsi yang ditetapkan menjadi klaster hortikultura.

“Lampung memiliki lahan dan tanah yang sangat memungkinkan untuk pogram tersebut. Sekarang sedang diteliti pemerintah pusat. Kita bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lampung merancang dimana posisi tepat pusat sentra itu dilaksanakan,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono saat Pengukuhan Pengurus Ikatan Pensiunan Penyuluh Pertanian Lampung (IP3L) periode 2017-2019, di Ruang Rapat Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, kemarin.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPW Perhiptani) Provinsi Lampung itu, mengatakan Pemprov terus memberikan perhatian kepada pelaku pertanian tidak terkecuali IP3L. Sutono menyampaikan Pemprov Lampung akan memberi ruang untuk IP3L dalam menyumbangkan pemikiran memajukan pertanian.

“Perhatian Pak Gubernur Ridho kepada penyuluh pertanian begitu tinggi penyuluh untuk berkarya, dana operasionalnya ditambah. Penyuluh adalah pejuang pertanian dan memberikan perhatian kepada IP3L. Walaupun pensiun tidak padam dan tidak surut memberikan pengabdian,” katanya.

Perhatian Pemprov Lampung menurut Ketua Pengurus IP3L, Made Suwetja, diberikan dalam berbagai bentuk.

Made mengatakan, Pemprov Lampung sebelumnya memberangkatkan anggota IP3L dalam wisata rohani danA� melihat objek pertanian di luar Lampung. “Rute yang dituju yakni Jawa Barat dan Yogjakarta, semoga ke depan depan masih diberikan kesempatan untuk diberangkatkan lagi,” ujarnya.

Made menuturkan IP3L juga tidak henti-hentinya berkontribusi dalam berkomitmen mendukung pembangunan Lampung.

“Kami terus lakukan apa yang bisa kami perbuat untuk Lampung khususnya di bidang penyuluhan. Empat anggota kami direkrut untuk membantu gubernur dalam Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan,” kata mantan kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung itu. (Hum)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.