SMPN 4 Pringsewu Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Lampung

PRINGSEWU (Faktualmedia.co) -Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Pringsewu mewakili Kabupaten Pringsewu memperoleh penghargaan predikat sekolah Adiwiyata tahun 2019 tingkat Provinsi Lampung.

Pemberian plakat Adiwiyata itu, bersamaan dengan lima sekolah lain di Lampung yang meraih penghargaan yang sama, di Gedung Pramuka, Rajabasa, Bandarlampung oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia (Nunik), Selasa (30/7).

Kelima sekolah tersebut yakni SDN 1 Gunung Madu, Lamteng, SDN 01 Bhakti Negara Way Kanan, SMPN 1 Buay Bahuga Way Kanan, SMPN 3 Tanjung Raya, Lampung Utara dan SMP Xaverius Metro, Kota Metro.

Kepala SMPN 4 Pringsewu Antonius Widi Asmoro menjelaskan, sebelumnya SMPN 4 Pringsewu pernah memperoleh penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten Pringsewu tahun 2017. “Kini mendapat penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung. Semoga kedepan bisa meraih ditingkat nasional,” ungkapnya.

Widi Asmoro mengungkapkan hal itu disela acara temu pamit Kepala SMPN 4 Pringsewu berlangsung di aula kolam renang Grojogan Sewu, Selasa (30/7) Kepala SMPN 4 sebelumnya Rahmanto, kini menjadi Kepsek SMPN 1 Ambarawa.

Lanjutnya, perolehan penghargaan itu sebenarnya berkat perjuangan dari kepala sekolah sebelumnya Rahmanto. “Sebab saya menjabat Kepala SMPN 4 Pringsewu baru sebulan ini. Sedang sebelumnya saya sebagai Waka Kurikulum di SMPN 4 ini,” terang Widi Asmoro yang juga guru Matematika.

Menurutnya, selain perjuangan Kepsek juga seluruh tim seperti guru, siswa, orang tua siswa, Warga sekolah (misalnya: petugas kebersihan, petugas tata usaha, pengelola kantin), pemerintah daerah serta masyarakat di sekitar sekolah yang semuanya turut peduli terhadap lingkungan sekolah.

“Saya berjanji, adanya penghargaan ini akan kami pertahankan dan ditingkatkan lagi. Syukur bisa meraih ke tingkat Nasional,” harapnya.

Sementara itu, Kepsek sebelumnya Rahmanto yang kini menjabat Kepsek SMPN 1 Ambarawa berpesan, kepada kepsek yang baru agar dapat meneruskan berbagai program yang belum terselesaikan. “Jika program itu bagus, tolong dilanjutkan. Tetapi jika tidak bagus, bisa diganti sesuai dengan ide dan inovasi dari kepsek yang baru,”paparnya.

Menurut Rahmanto yang pernah menjabat Kepsek SMPN 4 lebih dari sembilan tahun itu juga meminta kepada para dewan guru, staf dan TU serta Komite dapat bekerja sama dengan kepsek yang baru, lebih baik lagi.

Dia yakin, semua elemen yang terlibat di SMPN 4 Pringsewu pasti solid dan selalu bekerja sama dalam segala hal demi kebaikan sekolah setempat. “Bahkan terbukti banyak perolehan prestasi baik dibidang akademik dan non akademiknya. Baik itu prestasi pada dewan guru juga para siswa-siswinya,” imbuh Rahmanto.

Di tempat yang sama, Ketua Komite SMPN 4 Pringsewu Suyatno mengatakan, pihak Komite beserta jajarannya siap membantu semua program di sekolah setempat semaksimal mungkin. Hal itu demi kemajuan dan perkembangan baik sekolah maupun anak didiknya.

Dia menilai, dulunya SMPN 4 memang terkesan di pojok pedesaan dan kurang peminatnya, tetapi kini malah berbalik. Malah kini menjadi terbalik, SMPN 4 Pringsewu makin terkenal, karena banyak menelurkan prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.

“Terbukti meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung. Bahkan pada September mendatang siswa kembar Zaka-Zaki akan tampil adu keahlian bermain duet gitar klasik di tingkat nasional di Serang, Banten,”imbuh Suyitno. (Pri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.