Wali Kota Metro, Sampaikan APBD Perubahan TH 2022

286

Metro – Faktualmedia.co
Wali Kota Metro, Wahdi Bersama Wakil Wali Kota, Qomaru Zaman, Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Metro, Tentang Penyampaian Raperda ABPD Perubahan Kota Metro, Tahun Anggaran 2022. Paripurna tersebut, Berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Selasa (06/09/2022).

Wali Kota Metro, Wahdi Menyampaikan, Bahwa Penyusunan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Daerah Kota Metro Tahun 2022, Berpedoman pada Dokumen Perencanaan Perubahan RKPD, dan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2022.

“Bahwa penyusunan Dokumen – dokumen tersebut, telah melalui Proses yang cukup matang, mulai dari Proses Fasilitasi dengan pemerintah Provinsi Lampung, Review Inspektorat, serta Pembahasan Bersama DPRD Kota Metro.
Rancangan Perubahan APBD Tahun 2022, telah Memenuhi 90 % Kualitas, secara Substansi dari Kebijakan dalam Perubahan APBD Tahun 2022. Sinkronisasi antara Kebijakan Pusat dan Daerah, Penyesuaian Dana Transfer, Hasil Audit BPK, atas Pengelolaan Keuangan Tahun 2021, yang Menyebabkan selisih Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SLPA), serta selisih dividen Bank Lampung”.

Hasil dari Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan, sampai dengan Triwulan II Tahun 2022, menjadi Acuan untuk penataan kegiatan, dalam Rangka Optimalisasi Pencapaian Target Kinerja.
Perubahan terjadi pada Pergeseran kegiatan antar Perangkat Daerah, Penambahan Kegiatan baru/Kegiatan Alternatif, Penambahan atau Pengurangan Target Kinerja, Pagu Indikatif, Lokasi, Kelompok sasaran yang mengalami perubahan dan yang tidak mengalami perubahan.

“Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah, mencakup semua Rencana Program dan Kegiatan Prioritas yang akan di anggarkan melalui Belanja Daerah dan Pengeluaran Pembiayaan, dari sisi Indikator Makro Pembangunan Pemerintah Kota Metro, melakukan Perubahan Target berdasarkan Hasil kinerja Tahun 2021, dan kondisi Tahun 2022, sampai dengan Triwulan ke 2.
Untuk Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Kota Metro, masih Optimis dengan Pencapaian sebesar, 4 – 4,5 %, di Tahun 2022″.

Hal ini, sejalan dengan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Nasional, dan Provinsi Lampung, yang berada di Angka 5 %, dengan Nilai Inflasi target di pasang sama dengan melihat inflasi Januari sampai Bulan Juni.
Perubahan target tingkat Pengangguran di sebabkan, Realisasi pada Tahun 2021, yang sudah mencapai angka 5 %, dan Tahun 2022 di prediksi akan bertahan di angka tersebut.

“Sedangkan, angka Kemiskinan di Kota Metro, menyesuaikan dengan kondisi Tahun 2021, sebesar, 8,93 %, dan di upayakan turun menjadi 8 %, sama halnya dengan Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) di mana Realisasi di Tahun 2021, hanya sebesar 77,49. Sementara itu Optimisme dapat di lakukan hanya di angka 77,85 dengan memperhatikan Variable – Variabel pembentuk nilai IPM”.

Upaya yang di lakukan oleh Pemerintah Kota Metro, untuk mencapai Target di Tahun 2022, adalah Membangun Mall Pelayanan Publik, untuk Meningkatkan Nilai Investasi di Kota Metro. Meningkatkan Produktivitas UMKM, sebagai Penopang Perekonomian Lokal di Kota Metro, dengan Memperluas Wilayah Pemasaran, Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat, dalam Pembangunan di berbagai Sektor.
Upaya pencapaian target Standar Pelayanan Minimal, untuk Urusan Wajib yang Berkaitan Dengan Pelayanan Dasar. Serta meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Untuk mencapai Target Indikator Makro Pembangunan, yang Mengindikasikan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat, total Perubahan Pendapatan Tahun 2022, di proyeksi sebesar Rp. 850,7 milyar, dari semula di targetkan sebesar Rp. 841,6 milyar, yang artinya naik sebesar Rp . 9 milyar. Kenaikan yang terjadi berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 5,7 milyar, Pendapatan Transfer sebesar Rp. 3,3 milyar. Dari sisi belanja mengalami kenaikan target dari semula di proyeksikan sebesar Rp. 874,45 milyar menjadi Rp. 931,63 milyar, sehingga menghasilkan difisit sebesar Rp. 80,927 milyar”.

Untuk Realisasi 3 Indikator Kinerja Utama RPJMD untuk Tahun 2022, dari 14 Indikator yang telah Terealisasi di atas 100 %, pada Triwulan Ke – 2. Pertama adalah, Angka Harapan Lama sekolah yang di Targetkan sebesar 14,65 Tahun, dan saat ini sudah Terealisasi sebesar 14,75 Tahun.
Kedua UHC yang di Targetkan, sebesar 90 %, dan sudah Terealisasi per Agustus 2022, sebesar 99,04 % .
Ketiga Nilai SAKIP yang di Targetkan sebesar 66,14 dan sudah di Capai dengan Nilai 66,97.

“Kita masih Harus terus Berupaya, untuk mencapai 11 indikator lainnya, dengan target yang telah kita Sepakati, dalam Dokumen RPJMD.
Seperti Indikator persentase Penduduk Miskin, Kondisi Jalan mantap, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dan indikator indikator lainnya”.

Terkait Penanganan Dampak COVID-19, dan Penerapan Adaptasi Baru Menuju Metro Sejahtera, merupakan tema pembangunan Tahun 2022, dengan Prioritas adalah Penguatan Sektor Kesehatan, untuk Pemenuhan Pelayanan Dampak Pademi COVID -19, dan Pelayanan Kesehatan Esensial.
Penguatan Sektor Pendidikan dan Kehidupan Sosial Masyarakat, untuk Menciptakan Sumberdaya Manusia yang Berkualitas, dan Berdaya saing, Pemulihan dan Peningkatan Perekonomian Lokal sebagai Penopang Utama Kesejahteraan Masyarakat, Penataan Kota yang Terintergrasi dan Berkelanjutan, serta Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.

“Dalam rangka untuk Mengantisipasi dampak Inflasi di Kota Metro, dan tindak lanjut Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 134/PMK.07/2022, Tentang, Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, di perlukan Kebijakan Penganggaran Belanja Wajib Perlindungan Dosial, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, untuk belanja Wajib Perlindungan Sosial, untuk Periode bulan Oktober 2022, sampai dengan bulan Desember 2022, antara lain, untuk Pemberian Bantuan Sosial, termasuk kepada Ojek, UMKM, Nelayan, Menciptaan Lapangan Kerja atau pemberian Subsidi Sektor Transportasi Angkutan Umum yang ada di Daerah”, tutup Wahdi.(tim).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.