Catatan Pergantian Tahun Persatuan Wartawan Indonesia

168

 

Faktualmedia.co – Hajatan nasional yang sangat menentukan bagi perjalanan bangsa sudah di depan mata. Tahun 2019 kita akan memilih pemimpin untuk 5 tahun ke depan.

Bukan hanya pemilihan presiden-wakil presiden, melainkan juga pemilihan legislatif secara serentak.
Dalam suasana seperti ini, penting sekali kita saling mengingatkan. Sesama komponen bangsa, kita terus menjaga semangat persaudaraan dan kerukunan. Berbeda pilihan boleh, berbeda pandangan politik juga wajar. Terpenting adalah bagaimana tetap menjaga toleransi, kebersamaan, dan semangat saling menghormati dalam perbedaan itu.

Semua unsur masyarakat mesti memberikan andil untuk menjaga suasana kemasyarakatan yang tenang, guyup, dan kondusif tanpa terkecuali komunitas pers nasional. Kepada rekan-rekan wartawan di seluruh Indonesi, mari kita bersama-sama menjaga ruang publik media agar menjadi ruang yang mencerahkan dan mendinginkan suasana. Mari kita jaga agar ruang media tidak menjadi ruang provokasi dan ruang pecah belah masyarakat. Teman-teman wartawaun menjadi andalan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan senantiasa menampilkan pemberitatan yang berkualitas, obyektif, dan independen. Media massa jurnalistik seyogyanya tidak terseret dalam perkubuan politik, tapi berada di tengah untuk mendampingi masyarakat di kala suasana politik semakin menghangat belakangan ini.

Hal yang tidak kalah penting diperhatikan komunitas pers nasional adalah masalah bangsa bukan hanya pemilu dan pergantian kepemimpinan nasional. Bangsa Indonesia memiliki masalah serius yang lain: korupsi, pemerataan pembangunan, pengentasan kemiskinan, kelestarian alam, toleransi antarumat beragama, penanganan bencana, dan lain-lain. Jangan sampai karena hiruk-pikuk penyelenggaraan pemilu, kita abai terhadap masalah-masalah tersebut.

Jangan sampai karena terlalu bersemangat mendiskusikan dan mewacanakan suksesi kepemimpinan nasional, komitmen pers menjadi kendur terhadap persoalan-persoalan bangsa tersebut.

Salah satu masalah yang mengemuka dalam kehidupan pers Indonesia tahun 2018 adalah independensi dan imparsialitas media massa terhadap partai politik dan kandidat presiden/wakil presiden. Kita tidak dapat menutup mata dari fakta bahwa beberapa pemilik m

Ruangan komen telah ditutup.