Arinal-Nunik Jadi Gubernur Agar dapat Membantu PKL Pesibar

367
Pesisir Barat faktu[review]al media .co-Pedagang Kaki Lima (PKL) terutama pedagang kecil, A�adalah sektor usaha masyarakat yang kini muali banyak bertebaran di Lampung, A�termasuk di Pesisir Barat. Namun kenyataannya tidak banyak PKL yang penghidupannya sejahtera. Hal itu disebabkan karena kurangnya sentuhan dari para pemilik modal dan pemerintah.
“Padahal PKL ini adalah suatu aset bangsa. Dimana mereka inilah hampir 40 persen menjadi penyangga ekonomi kita. Untuk itu sudah saatnya pemerintah semakin menyadari, baik dari daerah ataupun Provinsi, untuk lebih memberikan perhatian,” kata Samsul (35), pedagang chiken, pangkalan, A�di Pasar Krui, A�kepada Tim Media Berjaya, A�Sabtu (23/12)
Pria dengan tiga orang anak, A�dan lama merantau di Bandarlampung ini menyatakan pemerintah seharusnya lebih bertanggung jawab lagi akan nasib para pedagang kecil, “Karena selama ini banyak PKL yang masih belum diperhatikan. Hanya kerap dijadikan tameng. Kepentingan elit. Semoga kelak pak Arinal Djunaidi, A�dan Ibu Nunik, A�tidak seperti yang sekarang, ” katanya.
Syahrial, A�pedagang lainya menyatakan
Yang mereka butuhkan itu sebenarnya cuma dua hal yaitu, ruang dan uang. “Ya ruang itu artinya mereka bisa ada tempat yang layak. Uang itu adalah modal untuk mereka dari pemerintah, atau swasta yang diarahkan pemipin daerah yang pedulu, ” kata pedagang martabak ini
Resti pedagang, es campur dan goreangan, A�di tepi jalan lintas itu juga mengkritik pemimpin di Lampung, A�yang justru kerab abai terhadap nasib PKL. A�”Padahal, A�itukan juga hak yang diatur konstitusinya dalam pasal 27, bahwa setiap orang berhak mendapatkan hidup dan pekerjaan yang layak,” kata Resti.
Resti menambahkan, harusnya mereka (para pemimpin daerah, red) A�melakukan usaha dalam rangka membantu PKL. Dan membukakan networking agar PKL bisa mengakses masuk ke dalam perbankan.
“Kalo ada kan bisa ada pelatihan untuk para PKL di Pesisir Barat, untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha-pengusaha kecil seperti kami agar menjadi lebih baik,” papar Resti.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.