Ilegal Loging Marak di Register 19 Tahurawar

1.012
Pesawaran, FAKTUAL – Ilegal loging di Register 19 Taman Hutan Raya Wan Abdurahman (Tahurawar) Kabupaten Pesawaran masih marak. Terbukti, warga Desa Padangmanis, Kecamatan Waylima, baru-baru ini sekira pukul 23.30 WIB, menggerebek beberapa orang yang ditengarai sedang menebang pohon sonokeling di Umbul Pulauraya dan Umbul Limbungan, di kawasan hutan tersebut.

Kepala Desa Padangmanis, Hendri Kurniawan, kemarin mengatakan, tindakan tersebut dilakukan secara spontan dan atas laporan warga. a�?Waktu itu saya mendapat laporan ada beberapa orang sedang menebang kayu sonokeling di kawasan Tahurawar,a�? kata A�kepala desa yang bari dilantik tiga bulan lalu itu.

a�?Mendapat laporan tersebut, saya berserta puluhan warga dan Kapolsek Kedondong AKP A. Firadus langusng naik ke gunung tepatnya Umbul Pulauraya. Kami sempat melihat lima orang dan mereka melarikan diri,a�? katanya.

Menurut dia, di lokasi tersebut ditemukan 23 potong kayu sonokeling dengan panjang dua meter.A� Dan di Umbul Limbungan, tepatnya di pangkalan pengepokan rodousin ditemukanA� 11 kayung gelondong.

Semua kayu tersebut berbentuk balken. 23 gelondong sonokeling langsung diserahkan ke Polres Pesawaran, yang 11 gelondong lagi diminta warga A�setempat untuk pembangunan masjid di Desa Padangmanis.

a�?Keesokan harinya, saya dan kapolsek menyisir lokasi tersebut. Ternyata para pelaku masih nekat melakukan aksinya, mereka menebang kayu sonokeling, begitu melihat rombongangA� para pelaku langsung kabur meninggalkan peralatan pemotong kayu dua unit, jeriken bensin, Hp merek Nokiya, oli kotor, botol pigur, dan bekal makanan, 2 unit sepeda motor,a�? katanya.

Sementara itu, kata dia, seorang yang diduga pelaku illegal logging, Jumino, A�warga Dusun Mujidadi, Desa Cipadang dibawa ke Polres Pesawaran untuk dimintai keterangan.

Menurut Hendri, penggerebekan tersebut dilakukan mengingat selama ini warga sekitar yang terkena imbasnya. a�?Saat terjadinya banjir bandang, Maret 2017 lalu, puluhan rumah yang hancur bahkan ada yang meninggal dunia. Saya bersama warga akan terus melakukan pemantauan terhadap kawasan Register 19 tersebut. Apabila masih ada yang melakukan penebangan, kami akan menangkapnya sekalipun ada dugaan keterlibatan oknum aparat,a�? katanya.

Dia berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas, jangan hanya kulinya saja, namun sampai ke aktor intelektualnya agar tidak terjadi ;ahi tindakan serupa.

Sementara itu, anggoat BPD Desa Padangmanis, Gubta mengatakan, jika aparat penegak hukum tidak serius memberantas ilegalloging di Register 19, warga tetap akan terus bertindak.

a�?Selama ini kami yang merasakan dampaknya. Kawasan Hutan Resgister 19 kini sudah mulai gundul. Dan yang saya dengar ilegalloging di kawasan tersebut sudah berjalan tiga tahun dan penebangan mengunakan mesin,a�? katanya, (Rin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.