Keberhasilan pringsewu dibidang (STBM) yang mengantarkan pringsewu sebagai (ODF) pertama sesumatra

342

PRINGSEWU , FAKTUAL- Keberhasilan Kabupaten Pringsewu di bidang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang telah menghantarkan Pringsewu sebagai Kabupaten ODF (Open Defecation Free) pertama se Sumatera, telah menarik perhatian sejumlah daerah untuk belajar dari Kabupaten Pringsewu.
Salah satu diantaranya adalah Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Sebanyak 19 peserta studi tiru dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat mengunjungi Kabupaten Pringsewu. Mereka merupakan tim yang ditugaskan oleh Bupati Sijunjung dalam rangka percepatan ODF Nagari (desa) di Kabupaten Sijunjung, yakni Drg.Ezwandra, M.Sc. (Kadis Kesehatan Kabupaten Sijunjung), Rosman Efendi, M.Si., (Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Sijunjung), Muhammad Edward, S.S.T. (Kabid Pengembangan AMPL Permukiman Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sijunjung), Nurhaida, S.H. (Kasi Pemberdayaan Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari Kabupaten Sijunjung), Veri Satria (Camat Koto VII), Gafrialdi, S.H. (Camat Kupitan), Indra Muli (Kasubid Kessos, PPr dan PA Bappeda Kabupaten Sijunjung), Fitriani, S.K.M. (Sanitarian Puskesmas Lubuk Tarok), Suci Kurnia Sari (PKBI Sumatera Barat), Dashar Datuk Murun (Wali Nagari Limo Koto), Rusdi Antoni (Wali Nagari Padang Laweh), Muhkrim, S.H.I. (Wali Nagari Tanjung), Zaenal (Wali Nagari Guguk), Dasril, S.Sos. (Wali Nagari Palaluar), Syahrial (Wali Nagari Padang Laweh Selatan), Zubir M. (Wali Nagari Pamuatan), Adrifen ) Wali Nagari Padang Sibusuk), Sutrisno (Wali Nagari Batu Manjulur), dan Arlius (Kepala Desa Kampungbaru).

Tim Studi Tiru Kabupaten Sijunjung tersebut diterima oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Pringsewu Drs. Hi.Zuhairi beserta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu di aula utama Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (24/5).

Turut hadir pada kesempatan tersebut para camat, danramil dan kapolsek, serta sejumlah kepala pekon, sanitarian, pengurus Paguyuban Jamban Sewu, tim SNV Bambang Pujiatmoko, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Sijunjung Drg.Ezwandra, M.Sc. selaku ketua rombongan Studi Tiru Pemkab Sijunjung, tujuan kedatangan timnya, selain untuk meningkatkan silaturahmi antardaerah Sijunjung dan Pringsewu, adalah dalam rangka mempelajari keberhasilan Kabupaten Pringsewu sebagai Kabupaten ODF 100%, sehingga nantinya dapat diaplikasikan di Kabupaten Sijunjung sesuai dengan kondisi yang ada di Sijunjung, guna mewujudkan program Nagari ODF.

Ezwandra juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Sijunjung yang terdiri dari 8 kecamatan dengan 61 nagari dan 1 desa serta 1 nagari persiapan, baru ada 3 nagari yang sudah ODF atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan.

Ia atas nama rombongan Kabupaten Sijunjung juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang telah menerima kedatangannya dengan baik.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya mengatakan keberhasilan Pringsewu yang baru berusia 9 tahun ini sebagai Kabupaten ODF merupakan hasil kerjasama yang sinergis diantara semua pihak yang ada di Kabupaten Pringsewu, termasuk tentu saja SNV, mengingat masalah sanitasi ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab bersama semua pihak dari semua elemen masyarakat.

Diungkapkan Fauzi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu sebetulnya telah mendeklarasikan sebagai Kabupaten ODF pada akhir 2017 lalu, dimana sebelumnya didahului dengan pendeklarasian ODF di setiap pekon atau desa, dan selanjutnya pendeklarasian Kecamatan ODF di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu.

Namun, pendeklarasian secara nasional yang dihadiri oleh Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Bappenas, dan instansi pusat lainnya, termasuk dari sejumlah pemerintah daerah yang tergabung dalam AKKOPSI (Aliansi Kabupaten dan Kota Peduli Sanitasi),(pri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.