Nyaris Hilang Pemuda 22 tahun setelah Pihak Pemkab Turun Tangan Melalui Dinas Sosial Pringsewu Menjemputnya

185

PRINGSEWU,FAKTUAL -Berpamitan mencari kerja di Jakarta, seorang pemuda bernama Mandala Bima Utama (22 tahun) beralamat di RT 01/ RW IV, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, nyaris hilang hampir dua bulan, karena tidak membawa KTP dan indentitas secuilpun.

Tapi kini telah kembali di kediamannya, pada Senin (7/10/2019) sekitar pukul 21.00 Wib, setelah pihak Pemkab Pringsewu turun tangan melalui Dinas Sosial Pringsewu yang menjemputnya.

Menurut Bima panggilan akrabnya yang didampingi neneknya Sumiati dan Lurah Pringsewu Barat Elfa Yuli, bahwa sebelum pada 16 Agustus 2019 lalu dia pamit ke Jakarta terlebih dulu singgah di Tanggerang Selatan mencari lokasi pekerjaan Pamannya bernama Joko, tetapi tidak ketemu. Malah ketemu kawannya di Tanggerang asal Pringsewu.

Lalu Bima minta tolong pada kawannya itu untuk mencari lokasi tempat kerja pamannya itu.”Tetapi dengan kawan saya itu sempat terpisah. Saya pontang-panting sendirian di Tanggerang Selatan,”terang pemuda lulusan STM di Pringsewu itu

Saat pontang-panting itu, ada razia operasi Yustisia terpadu di Tangsel, Bima ketangkap aparat karena tidak bisa menunjukan indentitas resminya.”Saya sempat diserahkan ke kepolisian wilayah Tangsel selama seminggu dan selanjutnya diserahkan di Panti Sosial wilayah Serpong sampai sebulan,”ungkapnya

Bahkan, pihak Panti Sosial Serpong mengintrogasi Bima dari mana asalnya, yang kemudiam diakui dirinya dari Pringsewu. Serta mengakui dirinya sedang mencari pamannya di Tanggerang.

Beruntung, pamannya Joko yang mendapat kabar jika keponakannya menyusul dirinya ke Tanggerang, tetapi hingga hampir dua bulan kok tidak datang ketemu.

Merasa ada kejanggalan, maka Pamannya Joko, berusaha mencari informasi keberadaan ponakannya itu di sejumlah polsek dan panti. Akhirnya ditemukan di Panti Sosial Serpong.

Namun untuk menjemputnya, tidak semudah itu dan harus ada keterangan resmi dari pihak orang tua, RT, Lurah dan pihak Kecamatan Pringsewu bahkan dari Dinas Sosial Pringsewu tentang kebenaran asalnya Bima. Setelah keluarganya mengurus kelengkapan surat-surat itu maka Bima boleh di bawa pulang ke Pringsewu.

Bahkan dijemput oleh petugas dan mobil Dinas Sosial Pringsewu
Hingga tiba di Pringsewu pada Senin (7/10/2019) malam sekitar pukul 21.00 Wib.

Kesempatan itu Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi didampingi Lurah Pringsewu Barat Elfa Yuli sempat menjenguk Bima di kediamannya pada Selasa (8/10/2019), bermaksud melihat kondisi dan mendengar ceritanya.

Adanya pengalaman itu maka Wabup Fauzi berpesan kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu kususnya jika berpergian jauh maka harus membawa KTP ataupun indentitas penting lainnya.”Sebab indentitas itu sangat berguna sekali, apalagi untuk bekerka atau jika terjadi sesuatu,”ungkapnya.

Sementara Sumiati selaku nenek Bima ketika ditemui Wabup Fauzi, menghaturkan banyak terima kasih yang telah membantu hingga bisa menjemput cucunya melalui Dinas Sosial Prinsewu yang kesasar hingga ke tangkap razia Yustisia beberapa waktu lalu.

“Atas nama keluarga besar, saya mengucapkan banyak terima kasih,”ucap Sumiati.

Lurah Pringsewu Barat Elfa Yuli menambahkan, dirinya beberapa hari lalu mendapat informasi ada warganya yang di amankan di Panti Sosial Serpong, bisa di bawa pulang asal ada keterangan resmi.”Lalu saya urus surat-surat resminya, Saya juga menginformasikan kepada Pak Wakil Bupati H.Fauzi melalui pesan WA,”jelas Elfa. (Pri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.