Ridho Ficardo Berharap Ruislag Hutan Way Pisang Tanpa Masalah

738

BANDARLAMPUNG, FAKTUAL – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo berharap ruislag atau tukar menukar kawasan hutan untuk pembangunan Terminal Agrobisnis, dari Kawasan Hutan Register I Way Pisang, Lampung Selatan dengan lahan pengganti yang berlokasi di Tulangbawang selesai dengan clean dan clear (bersih tanpa masalah).

Hal itu diperkuat dengan telah disetujuinya ruislag itu oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, harapan gubernur tersebut disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Industri, Selasa (6/2), di Ruang Rapat Sekdaprov.

a�?Tahap penyelesaian (lahan pengganti) ini masih on progress, kami menargetkan penyelesaiannya pada Mei 2018. Sementara lahan pengganti yang dipersiapkan lokasinya berada di Tulangbawang,a�? ujar Hamartoni.

Tim Inventarisasi Lahan Pengganti Kawasan Industri Tulangbawang, Provinsi Lampung menargetkan pembangunan Terminal Agribisnis di lahan pengganti Register I Way Pisang itu sudah selesai secara clean dan clear (bersih tanpa masalah) pada Mei 2018.

Menurut Hamartoni, sesuai dengan Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor S.195/Menlhk/Setjen/PIA.2/52017 tanggal 19 Mei 2017, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti NurbayaA� menyetujui Permohonan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo untuk melakukan tukar menukar kawasan Hutan tersebut. Kawasan hutan Register I Way Pisang, Lampung Selatan yang terkena ruislag seluas 460 ha, sedangkan lahan pengganti yang berlokasi di Tulangbawang seluas 955 ha.

“Dalam surat Persetujuan Prinsip Menteri Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi Lampung berkewajiban untuk menyerahkan lahan pengganti yang sudah clean dan clear, fokus kita kesana dulu,” ungkap Hamartoni.

Hamartoni juga menjelaskan, untuk mempercepat penyelesaian lahan tersebut, Pemprov Lampung juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Tulangbawang juga dengan warga setempat yang akan terkena rencana alih fungsi lahan.

a�?Kita juga membuka komunikasi dengan Pemkab Tulang Bawang dan marga setempat pemilik lahan, kita berharap agar tim inventarisasi bekerja dengan maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai,a�? ujarnya. (Hms)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.