Rita: Seharusnya Terverifikasi

505
BANDARLAMPUNG faktual.co -Mensikapi makin suburnya penerbitan dan media online di Lampung tim verifikasi media online Rita Sitorus dari Dewan pers menegaskan, perlunya kehati-hatian semua.
Hal ini ditegaskan Rita saat melakukan verifikasi faktual kebeberapa media online yang ada di Lampung belumlama ini. Menurut Rita, selain faktor kelengkapan badan usaha, integritas kewartawanannya juga yang tak kalah penting adalah adanya pengakuan dewan pers terhadap media yang bersangkutan.
“Hari ini puluhan ribu media online tumbuh. Oleh karena itu, dalam konteks informasi sudah sulit kita membayangkan betapa dahsyatnya berita yang tersaji dalam satu hari. Namun, apakah berita itu baik dan benar atau tidak, perlu dilakukan verifikasi. yang melakukan verifikasi atas berita tersebut, selain jajaran media itu sendiri yang mampu bekerja sesuai dengan tata aturan pers atau tidak? lagi ini membutuhkan kehati-hatian,’ujar Rita.
Oleh karena itu, manajemen pers diwajibkan memberikan pengetahuan soal etika pers dan penulisan berita yang baik dan berimbang. Kaidah pemberitaan harus sejalan dengan UU Pers. Kalau tidak akan berbahaya,”imbuhnya.
Dewan pers, menurut Rita, tidak akan memberikan pendampingan secara baik jika media tersebut tidak bekerja secara baik dan benar. “Sudah banyak rekoemendasi Dewan Pers yang diberikan dan akhirnya dikenai UU ITE. Ini kan akhirnya menyakitkan bagi banyak pihak. tetapi memang pada kenyataannya mereka (media-red) tersebut tidak menjalankan tata aturan dan perundangan-undangan yang sesuai dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers,”ujarnya lagi.
Soal pengembangan usaha, masih menurut Rita, pihak-pihak yang bekerja sama dengan media-media tersebut juga harus lebih cermat. Apakah media tersebut terverifikasi dewan pers atau tidak. “Karena, selip-selip akan kena pasal alias bermasalah. Apalagi pemerintah daerah,’pungkasnya.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.