Anggota MPR Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

901

PRINGSEWU, FAKTUAL – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik IndonesiaA� (MPR-RI) Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Lampung, Ahmad MuzaniA� menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD RI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Kabupaten Pringsewu, kemarin.

Ketua pelaksana kegiatan Reza Berawi, ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pringsewu melaporkan, kegiatan yang berlangsung di Aula Pemkab Pringsewu itu diikuti 170 peserta merupakan aparatur pemerintahan pekon/desa, kecamatan dan Kabupaten Pringsewu serta dihadiri sejumlah anggota DPRD Provisi Lampung dari Fraksi Gerindra dan enamA� anggota DPRD Pringsewu dari Fraksi Gerindra,Nazarudin, Jamil, Rahwoyo, Heri Prodikaz, Amproni dan Umi Laila.

Reza menuturkan, a�Zagenda tersebut digelar secara berjenjang dan diharapkan melalui kegiatan tersebut akan melahirkan para pejuang pembangunan di Pringsewu.”Serta selalu bersinergi membangun Pringsewu ke depan dengan landasan empat pilar kebangsaan tersebut,”harap Reza Berawi.

Sementara Kepala Kesbangpol Pringsewu Ibnu Harjianto mewakilkan a�ZBupati Sujadi mengucapkan selamat datang dan mengapresiasi kepada anggota MPR RI fraksi Gerindra Dapil LampungA� Ahmad Muzani hadir di Pringsewu guna memberikan kegiatan sosialisai MPR RI empat pilar kebangsaan.

“Semoga kegiatan sosialisasi berjalanA� lancar danA� menghasilkan yang terbaik sesuai dengan harapan,”ujar Ibnu Harjianto.

Menurut Ahmad Muzani, sSekjend Partai Gerindra Pusat, kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI menjadi sangat penting karena masih banyak penyelenggara negara dan masyarakat yang belum memahami dan melaksanakan nilai-nilai empat pilar MPR RI.

Melalui Badan Sosialisasi MPR, pemasyarakatan empat pilar MPR RI harus terus dilakukan secara sistematis dan masif, dengan jangkauan yang lebih luas. “Sehingga masyarakat semakin memahami nilai-nilai empat pilar MPR RI sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,”ujarnya.

Ahmad Muzani menuturkan, mengacu pada kondisi obyektif bangsa Indonesia, maka dalam rangka memantapkan persatuan dan kesatuan nasional, seluruh rakyat Indonesia harus memiliki cara pandang yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebagai bangsa yang berdaulat, Indonesia harus memiliki landasan ideologi, konstitusi, persatuan dan kesatuan dan semangat keseragaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa.

Menurutnya, agenda empat pilar itu adalah warisan para pendiri bangsa yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam berbagai dimensi strategis kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna mewujudkan kekuatan bangsa tersebut.

“Oleh karenanya internalisasi nilai-nilai empat pilar MPR-RI menjadi keniscayaan, agar kita tetap mampu melestarikan nilai-nilai ke Indonesia-an kita, tetapi juga dapat merespon secara positif berbagai pengaruh kekuatan yang berpotensi melemahkan jati diri bangsa Indonesia,” katanya.

Dia mengatakan, pemasyarakatan empat pilar MPR RI juga selaras dengan upaya MPR RI untuk mewujudkan visi MPR sebagi rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat. Dengan visi tersebut MPR diharapkan dapat menjadi representasi majelis kebangsaan yang menjalankan mandat konstitusional untuk menjembatani berbagai arus perubahan, pemikiran serta aspirasi masyarakat dan daerah.

Sebagai lembaga negara pembentuk konstitusi, MPR diharapkan dapat mengawal ideologi Pancasila sebagai mana termaktub dalam pembukaan UUD Negera Republik Indonesia tahun 1945.

“Sebagai lembaga demokrasi dan kedaulatan rakyat, MPR diharapkan dapat mengawal kedaulatan rakyat melalui kewenangan tertinggi yang dimilikinya yakni mengubah dan menetapkan UUD sesuai kehendak masyarakat,” kata Ahmad Muzani.(PRI)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.