Arinal Gandeng Dalang I. Wayan Nardayana Hibur Warga Balinuraga

972
LAMPUNG SELATAN, FAKTUAL – Bakal Calon Gubernur (Balongub) Lampung periode 2019-2024, Arinal Djunaidi ingin bersilaturahmi, menyerap aspirasi dan memohon doa restu pada masyarakat untuk memimpin Provinsi Lampung.

Kali ini Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Lampung tersebut menggandeng Dalang I Wayan Nardayana dalam pertunjukan Ceng Blonk (Wayang Bali) yang digelar di Lapangan Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, Kamis (24/8/2017) malam.

Usai disambut dengan Tari Payem Brahme, yang dibawakan penari gadis belia warga Balinuraga, sebagai bentuk penyambutan pada Arinal Djunaidi.

Rombongan Arinal Djunaidi yang duduk di kuris paling depan, disugukan dengan Tari Topeng Keras, yang dibawakan oleh seorang penari pria berpenampilan meyeramkan, tarian ini sebagai tarian pembukaan Tari Topeng, warna hitam dan merah yang melekat di tubuh penari menggambarkan sifat atau karakter yang keras.

Ada yang unik, di tarian ini, Arinal Djunaidi ikut menari, mengikuti gerakan berhadapan dengan sosok pemeran penari, tak ayal ribuan warga bertupuk tangan dan bersorak, suasana bertambah meriah.

Usai pertunjukan Tari Topeng Keras, disusul dengan pertunjukan Tari Topeng Tua, diperankan dengan seorang pria memakai topeng dan perpenampilan cukup menyeramkan, tarian ini menggambarkan tokoh pria berusia senja, dengan peran sang penari berjalan mengelilingi panggung dengan nafas tersegal-segal. Ia menggambarkan masa muda, tari ini tari sakral bagi warga Bali.

Kemudian disusul dengan Tari Topeng Monyer, diperankan oleh pria bertopi koboi, memakai topeng, berpenampilan menyeramkan, dengan polah yang menyeramkan nan lucu, sesekali ia melenggak-lenggok, menghentak-hentakan kaki, menghampiri pemudi, anak-anak dan “menerkam’ anak-anak yang berkerumun, anak-anakpun tertawa, beberapa bocah sedikit ketakutan namun sangat terhibur.

Tarian ini juga menampilkan atraksi sulap, sang penari memegang tongkat berukuran seperti sumpit namun bisa berubah panjang, penaripun berpolah konyol, membuat gelak tawa ribuan warga, saat penari meminta ‘saweran’ memakai topi koboi yang ia kenakan, belum lagi saat polahnya mencium pipi Arinal Djunaidi dan Ketua DPD II Golkar Bandarlampung Yuhadi.

Pertunjukan Tari Monyer diakhiri dengan penari berlari ke atas panggung dengan membawa uang saweran. (Rls(

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.