Bupati Adipati Hadiri Acara Dialog Keumatan

490

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menghadiri Acara Dialog Keumatan serta Peresmian Penglukatan Manca Tirtha Pemunah Papa Pura Ulun Sui Kabupaten Way KananDi Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan RatuSelasa, 30 November 2021.
Dalam Sambutannya Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M, menyampaikan Pada kesempatan ini saya menyampaikan rasa syukur dan bahagia melihat masyarakat Kabupaten Way Kanan membaur bersama menghadiri kegiatan Penglukatan Manca Tirta Pemunah Papa Pura Ulun Sui. Hal menunjukan bahwa masyarakat Kabupaten Way Kanan adalah masyarakat yang cinta damai, masyarakat yang menjunjung tinggi kebersamaan, tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama.

Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat semakin meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Way Kanan, di tengah masyarakat Way Kanan yang majemuk dengan latar belakang dari berbagai suku bangsa. Kerukunan menjadi amat penting dan menjadi kunci bagi kehidupan yang damai dan sejahtera.
Kedamaian tidak mungkin tercipta jika kita tidak rukun dan bersatu. Kesejahteraan tidak mungkin terwujud jika kita hidup dalam perpecahan. Karena itulah, kerukunan menjadi kata kunci yang sangat penting untuk mewujudkan visi Way Kanan Unggul dan Sejahtera.
kemajemukan yang kita miliki ini, dapat kita manfaatkan untuk menggalang potensi dalam melaksanakan pembangunan daerah. Sinergi antar umat beragama dapat menjadi modal yang tangguh dalam mensukseskan pembangunan daerah. Dengan terciptanya situasi yang kondusif, maka program pemerintah dalam pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, saya mengajak kepada segenap umat Hindu dan seluruh masyarakat Kabupaten Way Kanan, untuk terus memperkuat tali persaudaraan dan kerukunan di antara kita semua. Mari kita bangun semangat kebersamaan, kekompakan dan tolong-menolong, kita tumbuhkembangkan sikap saling toleransi, saling menghormati dan saling menghargai. Sehingga dengan perwujudan nilai-nilai ini, kita akan menjadi manusia yang lebih baik lagi dihadapan Sang Maha Kuasa maupun dalam hubungan kita dengan sesama manusia.
Pada kesempatan yang baik ini pula, saya juga mengajak kepada para tokoh agama, untuk terus memainkan perannya dalam memberikan pencerahan, pencerdasan, dan ketauladanan kepada umat.
Karena perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini yang penuh tantangan, membutuhkan hadirnya contoh tauladan dari para tokoh agama sebagai referensi dan panutan moral bagi umatnya, baik itu ketauladanan dalam menjalankan peribadatan agama maupun ketauladanan dalam berperilaku di masyarakat, sehingga dapat terbangun kehidupan masyarakat yang bermoral religius dalam bingkai kerukunan, kedamaian dan persaudaraan antar sesama umat dan antar umat beragama.(rls)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.