Diduga PLT Kadisdik TuBa Hollil jual Beli jabatan kepada kepsek kecubung Mulya faktual medi Co, ada praktek jual beli jabatan yang dilakukan antara Kepala Sekolah (Kepsek) Kecubung Mulya dengan smoknum pejabat Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang. Diceritakan, oleh salah satu Narasumber yang bahwa Plt Kepala Sekolah Kecubung Mulya bernama Sapren bisa menduduki jabatan sebagai Plt karena dibantu sesama rekan Kepala Sekolah dan memberikan kompensasi kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang. “Sapren bisa menduduki Plt Kepala sekolah Kecubung Mulya, Kecamatan Gedung Aji itu dibantu sama rekan kepala sekolahnya lewat Kepala dinas pendidikan dengan memberikan sejumlah uang sebesar 35 juta,”ungkapnya. Senin, (10/06/2024) . Sebelum menjabat, lanjut nya, Sapren meminta tolong dengannya sesama kepala sekolah, bahwa ia meminta tolong untuk menyondingkan dengan Plt Kadis Pendidikan Holil, kalau dia ingin menjadi Kepala Sekolah Kecubung Mulya. “Awalnya Sapren minta bantu menyondingkan kepada Plt Kadis Pendidikan Tulang Bawang Holil melalui rekannya dengan menjanjikan akan memberikan uang sejumlah 20 juta, alhamdulillah Pak Kadis meresponnya,”terangnya, saat awak media ke kediamannya. Dikatakannya, sebenarnya, ia mersa agak geram juga dengan Sapren karena tiba-tiba ia menghubungi langsung Kepala Dinas Pendidikan. Kemungkinan ia kurang percaya terhadapnya. “Pada hari itu saya langsung menelpon Sapren kenapa dia langsung berhubungan dengan Pak Holil, seharusnya dia kordinasi dulu sama saya, kalo memang dia gak percaya sama saya, kenapa gak langsung saja dari awal. Saya saja yang hubungan dekat sama beliau tidak seberani itu untuk menghubungi langsung Pak Holil, karena saya bukan siapa siapa,”ujarnya dengan nada geram. Sesuai dengan perjanjian, lanjutnya lagi, besoknya Pak Holil menelpon melalui rekan yang membantu Sapren untuk menyampaikan kepada Sapren agar dapat mengambil SK Plt Kepsek Kecubung Mulya dengan persyaratan menambah uang yang sebelumnya diberikan 20 menjadi 35 juta. “Uang tersebut, bukan buat saya saja tetapi banyak yang dibagi, kata Pak Holil,”ungkapnya, sambil menirukan Kata-kata Plt Kadis Pendidikan. Sementara, mantan Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, ditemuin diruang kerjanya mengatakan, bahwa pemberian umpeti tersebut tidak benar. “Saya tidak pernah merasa menerima umpeti atau menerima uang tersebut,”terangnya dengan nada tinggi. Selain itu ia berkata kalaupun ada temuan dari kawan kawan media silahkan ditelusuri dan ia siap untuk menghadapi dugaan tersebut. “Silahkan saja kalaupun kalian ada temuan dibawah terkait Plt Kepsek Kecubung Mulya yang katanya memberikan saya umpeti sebesar Rp 35 juta saya siap ngejabani kalian sampai manapun,”bentaknya dengan nada marah. Dirinya juga berkilah bahwa ia tidak mengenal Kepsek yang dimaksudkan tersebut dan baru mendengar namanya. “Saya juga gak pernah dengar naman Sapren Plt Kecubung Mulya itu baru hari ini saya dengar dan nama sekolahnya saja saya baru dengar,”Kilahnya. Dengan arogan Mantan Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang yang telah menjabat di kepala Bagian Umum tersebut mengusir awak Media yang sedang menjalankan Tugas dan fungsinya sebagai Jurnalis. “Kalau kalian sudah tidak ada kepentingan, silahkan keluar dari ruang,”kata Holil dengan menunjukkan pintu keluar. (Tim)

388

Diduga PLT Kadisdik TuBa Hollil jual Beli jabatan kepada kepsek kecubung Mulya faktual medi Co,

ada praktek jual beli jabatan yang dilakukan antara Kepala Sekolah (Kepsek) Kecubung Mulya dengan smoknum pejabat Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang.

Diceritakan, oleh salah satu Narasumber yang bahwa Plt Kepala Sekolah Kecubung Mulya bernama Sapren bisa menduduki jabatan sebagai Plt karena dibantu sesama rekan Kepala Sekolah dan memberikan kompensasi kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang.

“Sapren bisa menduduki Plt Kepala sekolah Kecubung Mulya, Kecamatan Gedung Aji itu dibantu sama rekan kepala sekolahnya lewat Kepala dinas pendidikan dengan memberikan sejumlah uang sebesar 35 juta,”ungkapnya. Senin, (10/06/2024) .

Sebelum menjabat, lanjut nya, Sapren meminta tolong dengannya sesama kepala sekolah, bahwa ia meminta tolong untuk menyondingkan dengan Plt Kadis Pendidikan Holil, kalau dia ingin menjadi Kepala Sekolah Kecubung Mulya.

“Awalnya Sapren minta bantu menyondingkan kepada Plt Kadis Pendidikan Tulang Bawang Holil melalui rekannya dengan menjanjikan akan memberikan uang sejumlah 20 juta, alhamdulillah Pak Kadis meresponnya,”terangnya, saat awak media ke kediamannya.

Dikatakannya, sebenarnya, ia mersa agak geram juga dengan Sapren karena tiba-tiba ia menghubungi langsung Kepala Dinas Pendidikan. Kemungkinan ia kurang percaya terhadapnya.

“Pada hari itu saya langsung menelpon Sapren kenapa dia langsung berhubungan dengan Pak Holil, seharusnya dia kordinasi dulu sama saya, kalo memang dia gak percaya sama saya, kenapa gak langsung saja dari awal. Saya saja yang hubungan dekat sama beliau tidak seberani itu untuk menghubungi langsung Pak Holil, karena saya bukan siapa siapa,”ujarnya dengan nada geram.

Sesuai dengan perjanjian, lanjutnya lagi, besoknya Pak Holil menelpon melalui rekan yang membantu Sapren untuk menyampaikan kepada Sapren agar dapat mengambil SK Plt Kepsek Kecubung Mulya dengan persyaratan menambah uang yang sebelumnya diberikan 20 menjadi 35 juta.

“Uang tersebut, bukan buat saya saja tetapi banyak yang dibagi, kata Pak Holil,”ungkapnya, sambil menirukan Kata-kata Plt Kadis Pendidikan.

Sementara, mantan Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, ditemuin diruang kerjanya mengatakan, bahwa pemberian umpeti tersebut tidak benar.

“Saya tidak pernah merasa menerima umpeti atau menerima uang tersebut,”terangnya dengan nada tinggi.

Selain itu ia berkata kalaupun ada temuan dari kawan kawan media silahkan ditelusuri dan ia siap untuk menghadapi dugaan tersebut.

“Silahkan saja kalaupun kalian ada temuan dibawah terkait Plt Kepsek Kecubung Mulya yang katanya memberikan saya umpeti sebesar Rp 35 juta saya siap ngejabani kalian sampai manapun,”bentaknya dengan nada marah.

Dirinya juga berkilah bahwa ia tidak mengenal Kepsek yang dimaksudkan tersebut dan baru mendengar namanya.

“Saya juga gak pernah dengar naman Sapren Plt Kecubung Mulya itu baru hari ini saya dengar dan nama sekolahnya saja saya baru dengar,”Kilahnya.

Dengan arogan Mantan Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang yang telah menjabat di kepala Bagian Umum tersebut mengusir awak Media yang sedang menjalankan Tugas dan fungsinya sebagai Jurnalis.

“Kalau kalian sudah tidak ada kepentingan, silahkan keluar dari ruang,”kata Holil dengan menunjukkan pintu keluar.
(Tim)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.