DPD KNPI Pringsewu Abil Bagian Dalam Pembangunan

813
RINGSEWU faktual- Dialog Pencegahan Konflik Agraria/SDM dan Penanaman Pohon yang dilaksanakan Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pringsewu menjadi bagian penting pemuda untuk terus memberikan kontribusinya dalam hal pembangunan yangA� ada di Kabupaten Pringsewu.
a�?Kegiatan ini sengaja kami laksanakan melihat dari potensi Pringsewu yang pada saat ini menjadi salah satu lubung padi di Provinsi Lampung baik secara potensi Pertaniannya dan lahan pertanian yang masih terhampar banyak,a�? ungkap Ketua KNPI Kabupaten Pringsewu, Hasbulah M. Pd dalam sambutan a�ZDialog Pencegahan Konflik Agraria/SDM dan Penanaman Pohon yang digelar DPD KNPI kabupaten Pringsewu di Balai Pekon Podosari, Rabu (28/3) kemarin.
Menurut dia, bahwa dilihat dari perkembangan Kabupaten Pringsewu saat ini makin menunjukan akan terus berkembang dari sisi pembangunannya.
a�?Maka dari itu pengendalian potensi areal persawahan yang masih produktif untuk dijaga di pertahankan sebagai lubung padinya di Kabupaten Pringsewu. Karena, KNPI sebagai wadah pemuda turut ambil andil bersamaA� sama demi bertahannya potensi ketahanan pangan sebagai kelangsungan hidup masyarakat yang sejahtera,a�? ucap Hasbulah.
Dijelaskan a�ZHasbulah, bahwa pada poinA� poin diskusi mengenai penditeksian konflik agraria dan pengalihan fungsi lahan sebagi pengimbang informasi kepada masyarakat untuk bisa dipahami dan dimengerti secara aturan hukum yang sudah diatur oleh pemerintah.
a�?Jangan sampai masyarakat Pringsewu yang memiliki potensi lahan pertanian yang produktif untuk ditanami lokasi pertanian ini menjadi areal yang tandus. Dan penuh dengan bangunanA� bangunan gedung yang dampaknya pada kerugian ketahanan pangan sehingga masyarakat menjadi sengsara,a�? tegas dia.
Ditambahkan Hasbulah, pada kegiatan ini juga dilaksanakan penanaman pohon yang menjadi salah satu program DPD KNPI Pringsewu yaitu gerakan penananaman seribu pohon buah sebagai wujud pemuda dalam memberikan nilai positif kepada masyarakat mengajak menanaman pohon pada wilayah
pekarangan perumahan yang lahanya produktif. Sehingganya hasil dari gerakan penanaman pohon buah ini memiliki nilai ekonomis yang dapat dirasakan manfaatnya kepada generasi muda selanjutnya.
a�Za�?Harapan saya dari kegiatan ini kami laksanakan adalah tidak munculnya konflik di kabupaten Pringsewu terkait alih fungsiA� lahan nantinya berbenturan dengan aturan hukum yang sudah ditetapkan pemerintah. Sehingganya adanya kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menjaga potensi lokasi lahan pertanian yang produktif sebagai ketahanan pangan dan terjaganya lubung padi di Pringsewu,a�? tandasnya.
Sementara itu, a�Za�ZCamat Pringsewu, Drs. Nang Abidin Hasan mewakili Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi dalam sambutnya mengatakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pringsewu terus meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap kondisi dan luas lahan. Hal ini penting dipahami, karena sebagai upaya lainnya mengendalikanA� permasalahan alih fungsi lahan di Kabupaten Pringsewu masih belum terselesaikan dengan baik.
a�?Oleh karena itu, perlu dilakukan Dialog Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kabupaten Pringsewu untuk menjaga produksi padi mengingat Pringsewu merupakan salah satu sentra produksi padi Provinsi Lampung,a�? ujarnya.
Menurut Nang Abidin Hasan, dengan dilaksanakannya Dialog Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Penanaman Pohon yang dilaksanakan DPD KNPI kabupaten Pringsewu berharap dapat menjadi sarana untuk membangun kesamaan visi, misi PemkabPringsewu, untuk dapat penegakan aturan dan pengawasan.
a�? Karena, Pemerintah Provinsi Lampung telah menerapkan pemberian insentif kepada petani, termasuk cetak sawah baru seluas 2.500 hektar. Disamping itu juga Sosialisasi undang- undang pertanian dan perda pelarangan alih fungsi lahan serta memberikan sanksi yang tegas terhadap alih fungsi lahan tersebut,a�? terangnya.
Dijelaskan Nang Abidin Hasan, bahwa alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman di Kabupaten Pringsewu berdasarkan data BPS Pringsewu tahun 2012 sampai 2015 mencapai 515,74 ha.(subali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.