Keluarga Pembalakan Liar Datangi LBH Bandarlampung

420

Pesawaran,faktual media.co-Sejumlah keluarga tersangka pembalakan liar di Register (Rg): 19 Taman Hutan Raya wan Abdurahman (Tahurawar) Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung yang tertangkap tangan Senin (11/9) datangi Direktur Eksekutif Walhi dan Direktur LBH Bandarlampung, kemarin. Mereka mencari keadilan.

Menurut istri Rohedi, warga Desa Wayharong, Kecamatan Waylima, suaminya bekerja beberapa hari, namun tidak pernah dibayar. Rohayati mengaku sudah pernah cegah suaminya tidak ikut kerja kayu di kawasan, namun Rohedi masih saja berangkat, dengan alasan hasil kerja beberapa lalu belum dibayar.

a�?Ternyata ketika suami saya bekerja lagi juga tetap tidak dibayar. Bahkan ketika petugas dari Polres Pesawaran menagkap suami saya di rumah, dia sudah satu minggu tidak bekerja,a�? kata wanita parubaya beranak enam itu.

Sementara itu, Susanti yang suaminya tertangkap tangan saat memotong kayu sonokeling di Kawasan Rg 19 Umbulan Talangbetuah mengatakan, seharusnya jangan cuma kulinya saja, aktor besarnya juga harus ditahan.

Semua peralatan, mulai dari sinsaw, batere, dan minyak oknum TNI dari Kodim Lampung Selatan, Sy menyiapkan. a�?Suami saya akan dibayar Rp 1 juta/ kubik begitu juga dengan ojek. Kayu hasil pembalakan saya tidak tahu dibawa kemana, namun setahu saya, oknum Sy juga yang membawanya, ” kata dia.

a�?Kami datang ke LBH Bandarlampung untuk mencari keadilan hukum karena tujuh orang yang ditahan di Polres Pesawaran sebetulnya hanya korban. Sampai saat ini suami saya tidak dibayar,a�? katanya. (RIN)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.