Ketau DPRD Lamsel Hendry Rosyadi: Bedah Rumah Harus Di Prioritaskan

433

Faktualmedia.co, LAMPUNG SELATAN — Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi mengatakan APBD Lamsel TA 2022 di prioritaskan untuk 4 sektor seperti Infrastuktur, pendidikan, kesehatan dan penanganan Covid-19. Hal ini diungkapnya pada pewarta usai menggelar rapat paripurna di ruang sidang DPRD setempat, jum’at (5/11/2021).

“Yang pertama APBD kita harus sehat, terutama 4 sektor yang harus betul-betul kita prioritaskan. Tetap urusan wajib infrastruktur, pendidikan kesehatan, itu urusan wajib. Itu memakan porsi anggaran yang agak besar. Kemudian penanganan Covid-19 termasuk disitu, pemulihan ekonomi dan bantuan kepada masyarakat ini juga jadi prioritas,”Ungkap politikus PDIP Lamsel.

Baru nanti lanjut Hendry Rosyadi, Selebihnya akan di lihat dahulu sesuai karakter daerah kita mempunyai laut yang panjang, bagaimana bidang perikanan, bagaimana swasembada pertanian karena ini menyumbang PDRB. “Rata-rata masyarakat kita perkebunan pertanian kehutanan, mungkin postur anggarannya agak lebih,”jelasnya.

Di bidang Pariwisata, berkenaan Mega Proyek Hardbour City Bakauheni akan di upayakan singkronisasi dengan pemerintah provinsi lampung dengan dimulainya kegiatan penunjang yang berkaitan dengan HBC seperti UMKM.

“Kalianda ini ibu kota kabupaten lampung selatan daerah penyangganya Hardbour City, jadi masyarakat kita jangan sampai ketinggalan. Caranya dengan membuat kegiatan yang menunjang Hardbour City. Harapannya bisa meningkatkan PAD, terutama meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar,”ujarnya.

Terkait Program bedah rumah tidak layak huni, Hendri Rosyadi menjelaskan kegiatan ini harus ditopang terus supaya masyarakat miskin mendapat Hunian yang Layak. “Ini juga jadi prioritas kita, karena masih banyak masyarakat kita yang menghuni rumah tidak layak huni.

“Targetnya sebanyak mungkin, kita lihat dulu di anggaran pusat berapa yang bisa kita ambil karena APBN cukup besar, baru kita tambahan. Kalau kemarin kita masukan lebih 200 unit, tahun ini harus lebih ningkat lagi, sehingga percepatan Rumah tidak layak huni cepat tuntas. Di APBN di anggarkan, APBAD juga kita anggarkan,”pungkasnya. ( Saman )

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.