Pemdes Desa Gandri Merealisasikan Anggaran DD Tahun 2021 Berjalan Lancar

415

Faktualmedia.co, LAMPUNG SELATAN – Realisasi anggaran pendapatan belanja Desa ( APBDes) tahun 2020, Desa Gandri kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel ) berjalan lancar dari bidang pembangunan, pemberdayaan dan Penanganan Covid 19, Pelatihan Kader serta pembagian BLT- DD. Jum’at ( 13/11/2021 )

Gandri terbagi 4 Dusun, 370 kk dengan jumlah penduduk 1.230 jiwa.

Ketika di wawancarai wartawan Faktualmedia.co di Ruang Kerja nya, Turisman selaku kepala desa menyampaikan realisasi DD Tahun Anggaran 2021 yakni untuk penanggulangan/pencegahan wabah covid19 sebesar 8 persen dari jumlah dana desa.

Ada pun wujudnya, seperti pembuatan sarana cuci tangan langkap dengan sabun dan air mengalir, pembuatan posko-posko satgas, pengadaan masker, penyemprotan Disinfektan di tempat umum Secara berkala, pemberian Vitamin ke seluruh warga.

” Dari awal munculnya wabah covid19 ini, bulan pertama bulan kedua, alhamdulllh masih aman. tapi semakin lama ada juga warga kita yang terpapar bahkan waktu itu jumlahnya sampe 7 orang, sehingga desa kita sempat dinyatakan zona merah,”ungkap Turisman yang menjabat sejak tahun 2007

sesuai peraturan menteri dalam negeri dan peraturan menenteri keuangan , pemerintah desa Harus menganggarkan biaya untuk penanggulangan sebesar 8 persen.

” kita buat sarana cuci tangan memakai air bersih dan sabun di masing-masing rumah warga, pembagian masker pada seluruh warga, ini ada 5 kali/termin, kemudian untuk meningkatkan imunitas juga kita berikan vitamin secara gratis, selain itu juga penyemprotan disinfektan secara inten dilakukan di masing rumah warga dan pasilitas umum, kita semprotkan secara berkala. Kita maksimalkan untuk pencegahan covid19,”urai dia.

Lebih lanjut Turisman menuturkan, pemerintah dan lembaga Desa Gandri bersama pemerintah kecamatan, Puskesmas Ranap penengahan, bidan desa, perawat desa, tokoh masyarakat serta satgas covid19 Desa Gandri bersinergi memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut.

“semuanya bersinergi membuat posko-posko, kemudian mengadakan sosialisasi ke masyarakat tentang penanggulangan pencegahan covid19. Alhamdullah,ada banyak kesadaran masyarakat sehingga covid19 ini bisa di tanggulangi, Sehingga desa kami sekarang sudah zona Hijau,”Ujarnya

Turisman memaparkan, semenjak ada wabah covid19, banyak anggaran untuk pembangunan dan pemberdayaan yang di recofusing.

Selain untuk penanggulangan Covid19, Pemerintah Desa Gandri juga realisasikan DD tahun 2021 untuk bidang Pembangunan seperti peningakatan jalan, pembuatan badan jalan dan gorong-gorong.

“Memang masih ada untuk pembangunan, masih kita laksanakan pembangunan peningkatan jalan di dusun 03, jenis rabat beton sepanjang 175 meter, lebar 3 meter. Selanjutnya pembuatan badan jalan baru (jalan penghubung dari rt 01 dan 02) sepanjang 200 meter dan tiga buah gorong-gorong di dusun 03,” Ungkap nya

Selanjutnya, Realisasi DD untuk Bantuan langsung Tunai bagi warga tedampak pandemu covid19. ” banyak keserap di BLT DD, untuk bulan pertama 101 kpm, kemudian ada perluasan PKH/BPNT, jadi sampai di bulan november ini jumlah penerima BLT DD sebanyak 76 kpm.

Selain itu Bidang pemberdayaan, untuk kegiatan PKK desa, karang taruna, pelatihan BPD.

DD juga digunakan untuk pembayaran Insentif Satgas Covid, Kader posyandu dan guru paud.

Diluar dari pada itu, di Desa Gandri, pemerintah kabupaten lamsel tahun 2021 realisasikan pembangunan peningkatan jalan Rabat beton sepanjang 900 meter dengan lebar 4 meter. Kemudian berikut talud jalan panjang 300 meter. Jalan tersebut merupakan jalan penghubung Desa Gandri dan Desa Klaten atau jalan poros penghubung Kecamatan Penengahan dan Kecamatan Sragi.

Untuk itu, selaku kepala desa yang telah menjabat selama 3 periode sejak 2007-2025, Tuirisman mengucapkan terima kasih pada pemerintah daerah Lamsel.

” Alhamdulillah bang kami tahun 2021 mendapatkan pembangunan peningkatan jalan rabat beton dan talud jalan poros penghubung antara kecamatan, saya mewakili masyarakat Desa Gandri mengucapakan Terimakasih kepada Bapak Bupati Nanang Ermanto, yang sudah mengabulkan permohonan masyarakat kami,” Ucapnya

“harapan kami juga pada pemerintah daerah bisa bisa dilanjutkan tahun 2022, itu sisanya 1,5 km lagi. kalau jalan itu bagus, masyarakat lebih terbantu, lebih cepat lebih efektif membantu peningkatan ekonomi masyarakat,”harap kades seraya menjelaskan jalan poros penghubung kecamatan penengahan dan sragi itu merupakan akses petani setempat menjual hasil bumi seperti kelapa, pisang dan rempah-rempah ke lapak-lapak yang ada di lingkup kecamatan penengahan, sehingga bisa menopang ekonomi masyarakat. ( SAM )

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.