PLN Lampung Sambangi Pulau Pisang

989
Pesisir Barat, FAKTUAL – Pemerintah Pusat bersama PLN Distribusi Lampung menyambangi Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat untuk survei akhir berkaitan dengan rencana mengalirkan jaringan listrik PLN ke pulau yang mulai ramai dikunjungi turis asing maupun lokal itu.A�

Teknisnya, diproyeksikan jaringan listrik PLN akan masuk ke Pulau Pisang dengan dipasangnya kabel bawah laut yang terpasang sekaligus tanpa adanya sambungan.

Ketua Apdesi Kecamatan Pulau Pisang, Ikam Mulhak, mengatakan pihak PLN dari pusat dan PLN Distribusi Lampung bersama dengan sejumlah pengusaha masuk ke Pulau Pisang sebagai persiapan akhir pemasangan kabel bawah laut menuju kecamatan tersebut.

“Pemerintah Pusat dan PLN Distribusi Lampung menyambangi Pulau Pisang untuk melakukan persiapan terakhir sebelum melakukan lelang perusahaan mana yang akan melaksanakan pemasangan kabel bawah laut itu,” ujarnya.

Dia mengatakan, usai melaksanakan survei akhir itu, pihak PLN Distribusi Lampung akan segera melakukan lelang yang akan dilaksanakan dalam waktu satu bulan ke depan.

“Ada empat perusahaan yang akan mengikuti lelang itu, dan hari ini turut turun ke Pulau Pisang. Setelah proses lelang selesai maka akan langsung bergerak untuk persiapan pemasangan kabel,” katanya.

Dia mengatakan, meski pemenang lelang sudah ada dipertengahan tahun, namun untuk pemasangan kabel bawah laut itu baru akan dimulai akhir tahun mendatang. Hal itu dikarenakan pengadaan alat yang akan memakan waktu cukup lama.

“Kabel-kabel yang akan dipasang nantinya akan didatangkan langsung dari luar negeri, sehingga memakan waktu yang cukup lama bisa sampai tiga bulan, karena alat-alat itu didatangkan dari luar negeri,” ujarnya.

Disinggung terkait respon masyarakat, Ikam mengatakan, warga Pulau Pisang sangat menyambut baik rencana pemasangan kabel bawah laut itu, bahkan masyarakat sudah tidak sabar agar pemasangannya bisa segera dilakukan.

“Sangat senang pasti karena selama ini masyarakat hanya mengandalkan mesin diesel untuk penerangan, dan itu hanya pada saat malam hari saja. Artinya listrik tidak bisa dinikmati selama 24 jam,” ujarnya.

Pihaknya berharap pemasangan kabel bawah laut itu bisa segera dilaksanakan, apabila semua peralatan dan komponennya sudah siap agar langsung dikerjakan sehingga masyarakat bisa langsung menikmati listrik dari negara. “Sesuai harapan masyarakat bisa secepat mungkin dilakukan pemasangan, kalau bisa tahun 2018 mendatang kami di Pulau Pisang bisa merasakan listrik yang dipasangkan PLN itu,” katanya. (Nas)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.