Poda Banten Pastikan Tidak Adanya Telapak Sepatu Berlapadz Alloh Diwilayah Banten

582
Tangerang – Faktualmedia.co Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mendatangi PT. Adis Dimension Footwear (ADF) di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu, (6/2/19). Kedatangan Sabilul menindaklanjuti viralnya informasi mengenai desain sepatu yang dianggap mirip lafaz ‘Allah’.

“Jadi kedatangan kami untuk menindaklanjuti informasi soal desain sepatu yang dianggap menyerupai atau mirip lafaz Allah itu,” kata Sabilul.

Sabilul menerangkan, setelah melakukan pemeriksaan bersama pengurus perusahaan, tidak ditemukan desain sepatu seperti yang ramai diperbincangkan itu. Sabilul pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gegabah menyebarluaskan informasi.

“Di PT. Adis ini tidak ada seperti itu. Kami sudah cek tadi,” katanya.
Sabilul meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan desain sepatu semacam itu. Bila ditemukan, kata Sabilul, masyarakat jangan main hakim sendiri.

“Laporkan ke kami agar kami yang tindak lanjuti,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, M.Si melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi P S.IK, MH, kepada awak media agar turut mencipatakan situasi kondusif dengan tidak memberitakan bahasa yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengajak rekan-rekan media untuk turut berpartisipasi aktif meredam pemberitaan yang beredar di masyarakat dengan pemberitaan yang sudah terang ini. Artinya tidak ada desain sepatu yang berlafazkan Allah yang netizen maksud. Pihak Polda Banten dan Polresta Tangerang sudah mengecek secara langsung ke tempat pembuatan sepatu tersebut,” himbau Kabidhumas.

HRD PT. ADF Sandi mengaku mengetahui viralnya berita soal desain sepatu itu. Namun Sandi memastikan perusahaan tempatnya bekerja tidak memproduksi sepatu model itu.

“Tadi sudah kita periksa bersama, tidak ada dan kami memang tidak memproduksi seperti itu,” tandasnya. (Isk)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.