Ridho Ficardo Anggarkan Bantuan Hibah untuk Perawat Non-PNS

624
Bandarlampung, FAKTUAL – Bertepatan dengan peringatan Hari Perawat Internasional (Nurse Day) 12 Mei 2017, Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo menghadiri peringatan sekaligus kegiatan Diskusi Publik yang digelar Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Lampung, di Balai Keratun, Provinsi Lampung, kemarin.

Dalam kegiatan yang bertemakan Nurse : a voice to lead – achieving the sustainable development goals, Gubernur Lampung menyatakan tugas perawat itu sangat berat, terutama jika dikaitkan dengan tema kegaiatn diskusi publik hari ini. “berkaitan dengan tema ini kan artinya perawat harus bisa menempatkan posisinya dalam rangka mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.”

Kesehatan dan Pendidikan, kata dia, merupakan kunci utama suksesnya pembangunan. Hakikat pembangunan adalah dengan membangun manusia Indonesia seutuhnya. “Bukan hanya dengan membangun gedung yang tinggi, flyover dan lain-lain. tapi membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, caranya ya dengan kesehatan dan pendidikan tadi,” ujarnya.

Dia mengatakan, masa depan Indonesia tergantung dari kesehatan masyarakatnya, sebagus apapun pendidikannya juka masyarakatnya tidak sehat atau kurang gizi, maka tidak akan berhail.

“Oleh karena itu saya menitipkan kepada perawat khususnya di Provinsi Lampung, bahwa Masa depan anak-anak Lampung tergantung dari kesehatannya, supaya nanti bisa diberi pendidikan yang berkualitas dan dapat memimpin sekaligus meneruskan tongkat estafet pembangunan di Lampung.” katanya

Ridho juga menyatakan akan mengajukan anggaran bantuan hibah dan insentif untuk Perawat Non-PNS, selain itu Ridho juga akan memperjuangkan agar ke depan perawat dapat segera diangkat menjadi PNS.

“Kemarin itu kecolongan, ada pengangkatan PNS untuk Dokter, Bidan, dan Dokter Gigi, tapi tidak ada Perawat. padahal Perawat memiliki peran yang sangat penting di masyarakat. di desa-desa dokter paling datang dua kali seminggu, tapi perawat harus selalu siap menjaga kesehatan masyarakat, jadi bukan hanya sebagai pelayan dokter, tapi memastikan masyarakat sehat itu tergantung sama perawat. oleh karenanya harus diperjuangkan,” katanya.

Sementara itu, Dedi Afrizal selaku ketua PPNI Lampung sekaligus ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan aspirasinya kepada gubernur Lampung terkait peningkatan kesejahteran perawat, di antaranya dengan pemberian upah yang layak, terutama untuk pekerja sukarela.

Dia juga menyampaikan perihal gagasan 1 desa 1 perawat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang langsung disambut baik Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo. “Kami akan diskusikan segera, agar perangkat hukumnya juga siap,” katanya. (Hms)A�

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.