Rumah Mulyono Diduga Dibakar Orang Kurang Waras

153
Pesawaran-faktual media.co- Rumah Mulyono alias Mengel (36) warga Dusun pagar Banyu RT: 03 RW: 04 Desa Padangratu kecamatan Gedong Tataan Kabupaten pesawaran, Selasa 13/2, pagi sekira pukul 3,30 diduga kuat dibakar Orang yang tidak bertanggung jawab.
Sarinah saat dikomfirmasi menerangkan, kejadian tersebut diketahui saat Sarinah istrinya bangun hendak menyusui anaknya Hafis yang baru berumur 18 bulan.
Begitu bangun, melihat sinar api di sebelah kamar yang saya tidurin. Begitu dengan rasa kaget, langsung teriak membangunkan suaminya Mulyono yang sedang tidur lelap. Mulyono langsung bangun, begitu melihat api yang sudah membesar membakar dinding kayu sebetan dan gribik bambu terbakar, langsung menyiram api menggunakan air yang ada sambil teriak minta tolong, ” terang Sarinah saat ditemui dirumahnya Selasa 13/2 “
Sarinah memiliki Dua orang anak menambahkan, sebenarnya kalau mereka iri dengan keluarga saya, apa yang mwreka irikan, rumah saya cuma gribik dan sudah mau roboh, untuk mencukupi kebutuhan sehari hari saya sering upahan ngoyos disawah. Suamiku juga kerjanya cuma upahan dibangunan tiap hari. Sudah dua bulan ini suamiku Mulyono tidak kerja, dikarnakan sedang sakit Batu Empedu. Dan insya Alloh akan dioprasi Rabu 14/2 di RSUD Abdul muluk Bandar Lampung, ” tambahnya perempuan setengah baya “
Mulyono menambahkan, kejadian serupa sudah yang kedua kalinya mas, sekitar sepuluh hari sebelumnya tepatnya Sabtu 3/2-2018, diketahui pukul 23.00 wib, pakaian kerja yang di cantelin dibelakang Rumah dibakar orang juga, untungnya semapat ketauan oleh istriku Sarinah mas. Saat itu api baru membakar sejumblah pakaian kerja, langsung dimatikan dengan Air. Kalau tidak ketauan mungkin api membesar juga, ” tambah mulyona saat ditemui dirumahnya”.
Kepala Desa pasang Ratu saat dikompirmasi membenarkan, namun hal tersebut akan diadakan Rembuk pekon, yan akan dilaksanakan hari ini Selasa 13/2 dirumah Pak RT 02 pukul 19.00 WIB. Diduga hal tersebut pelakunya  masih tetangga sendiri,  sedang mengalami sakit jiwa. Masalah kerusakan yang bertanggung jawab, yananti malam saat Rembuk pekon kita rembukan, ” ungkap Sukri saat meninjau TKP di dusun Pagar Banyu “.  (RIN)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.