Wahdi Menjadi Khatib Salat Jumat, di Masjid Jamiul Anwar

401

Metro faktualmedia.co – Wali Kota Metro, Wahdi, Menjadi Khatib dalam Shalat Jumat di Masjid Jamiul Anwar, Ganjar Asri, Metro Barat, Jumat ( 22/10/2021 ) .
.
Dalam Khotbah, Wahdi Menyampai kan, Bahwa baru saja kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H. Tentu, Banyak sekali Makna – makna nya, yang Pertama yaitu Membuat Kita senantiasa Bersholawat, kepada Nabi Besar Muhammad SAW .
yang Ke Dua Merawat Kecintaan Kita, Kepada Nabi Besar Muhammad SAW .
yang Ke Tiga, Kita Meningkatkan Ketauladanan . yang Ke Empat, Kita Terus Mempedomani Al Quran dan Hadist .
dan yang Ke Lima, Kita Meningkat syukur, Atas Upaya Nya, Membawa Kita dari Masa Gelap Gulita, Menuju masa Terang Benderang .
.
“Manusia di Ciptakan, Bersuku – suku, Berbangsa – bangsa, Supaya saling Mengenal, dan Tentu, Untuk saling Tolong – menolong .
Pada beberapa Jurnal, Kajian Keilmuan mengatakan, Bahwa Akan terbentuk Kekebalan Manusia, Tentunya, Atas Kehendak Allah SWT juga.
Alam tentu akan Menyeimbang kan atas Izin Allah, untuk memperbaiki Alam ini”.
.
Lanjut Wahdi, Bagai mana Kemampuan Kita, Untuk Meningkatkan Silaturahim, dengan Kemampuan Kita untuk Tolong – menolong.
Sehingga Penyebaran Islam sangat cepat sekali pada masa dahulu .
.
“Jamaah, yang dimuliakan Allah SWT. Bagaimana juga Kita Belajar, Tentang Sifat – sifat Rasulullah .
ketika dalam Kandungan sudah di tinggal oleh, Ayahanda nya. Tentu dalam proses hamil selama 30 bulan, ibunda Nabi Muhammad, Terbentuk Generasi yang Kokoh dan Kuat. Ketika Usia 6 Tahun Baginda Rasulullah SAW, di asuh oleh Paman dan Lingkungan nya, yang Harmonis, kemudian masa Remaja bertumbuh semakin Kuat, kemudian ketika di Utus sebagai Nabi, dengan Wahyu Pertama Iqra,” imbuh nya.
.
Semua ini, Untuk menjadi kan, Kita Manusia yang Berilmu dan Beriman .
Ketika sudah menjadi Manusia yang Berilmu dan Beriman, tentu Menciptakan Kita Manusia yang selalu Beramal Soleh dan Berakhlakul Kharimah.
“Dan Saat ini, Kita harus Bersyukur, Bahwa Kota Metro masuk Level 1, tetapi kita tidak boleh Jumawa. Karena ajaran Islam tidak Memperboleh kan, Kita untuk Sombong.
Kedepan Kita Siap kan, Anak – anak kita sebagai Anak – anak yang Kerakhlakul Kharim”, tutup wahdi.(tim).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.