Wawancara Lintas Sektor Tim Surveyor Akreditasi FKTP

738

Faktualmedia.co – Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono, SH, MH pada Sabtu 15 September 2018 dimulai pukul 09.00 Wib di UPT Puskesmas Bengkunat Belimbing mengikuti kegiatan wawancara lintas sektor yang dilakukan Tim Surveyor Akreditasi FKTP.
Selain Kapolsek turut hadir dikegiatan tersebut aparat Kecamatan Bengkunat-Belimbing, Peratin Kota Jawa, Ibu-Ibu Kader Kesehatan dan Tokoh Masyarakat.

Menurut kapolsek, Tim Surveior melakukan wawancara berdasarkan Surat Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementrian Kesehatan RI Nomor : TU. 01.01/VI.14/845/2018 tanggal 4 September 2018 perihal Surat Tugas Surveior.

Tim tersebut terdiri dari 3 Personil yaitu,drg. Beriyanto, MM.,Desi Leni, SKM. (Ketua).,dan dr. Sitirasma Santri Buana, M.Si.
Maksud dan tujuan kegiatan wawancara Tim Surveior tersebut adalah mewancara audien untuk layak dan tidaknya UPT Puskesmas Bengkunat Menjadi Puskesmas rawat Inap.
Dalam Kesempatan masing-masing Audien di wawancara dan keseluruhan Audien menginginkan dan mengharapkan segera terwujud peningkatan Akreditasi Puskesmas Bengkunat menjadi Puskesmas Rapat Inap
Saat diwawancara tim surveior,Kapolsek Bengkunat menyampaikan usulan supaya Puskesmas Bengkunat segera ditingkatkan akreditasinya menjadi Pusekesmas rawat inap.
Pertimbangannya kata Kapolsek, pertama Kecamatan Bengkunat terdiri dari 14 Pekon, terdapat 4 Pekon yang masih terisolir dengan jarak tempuh cujup jauh. Sehingga hak untuk memperoleh kesehatan terkadang terabaikan.Ditambah faktor alam lainya yang tidak menentu.
Kedua, fasilitas Kesehatan yang memadahi hanya ada di wilayah Ibu Kota Kabupaten dan memerlukan jarak dan waktu lamà dan tidak adanya rumah sakit rujukan, rumah sakit rujukan yang terdekat hanya ada di RSUD Alimudin Liwa dan RSUD di Kota Agung.
Untuk menuju kedua daerah tersebut memerlukan waktu kurang lebih 4 sampai 5 jam perjalanan, sehingga terjadi kendala dalam penanganan medis.
Ketiga, tingginya Kecelakaan di wilayah hukum Polsek Bengkunat karena padatnya kendaraan yang melintas di Jalur Lintas Barat Lampung – Bengkulu. Sehingga terjadi kendala apabila korban kecelakaan memerlukan tindakan medis akibatnya sering kali korban meninggal sebelum sampai ke RSU Rujukan
Keempat perlu adanya peningkatan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat.

Kapolsek Bengkunat menambahkan selain memberi masukan pihaknya siap bekerjasama dengan lihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan Pesisir Barat dalam hal pelayanan kesehatan dengan memberdayakaan Bhabinkamtibmas Polri di setiap Pekon untuk sama-sama melakukan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.Kapolsek juga menyarankan kepada para pihak untuk bersedia memfasilatasi transportasi guna perpindahan pasien ke Puskesmas Bengkunat karena memiliki mobil Patroli double gardan dan kapal latroli laut.
Bila sewaktu waktu diperlukan untuk percepatan mobilisasi pasien, dan perlu adanya sinegritas antara Polsek Bengkunat dengan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Diakhir penyampaiaanya Kapolsek berulang kali meminta kepada Tim Surveior untuk segera memberikan status akreditasi kepada Puskesmas Bengkunat menjadi Puskesmas rawat Inap demi pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut berjalan aman dan berakhir pada pukul 11.00, ucap Kapolsek. (Gus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.