Bupati Pringsewu Hadiri Launching Aksi Pegurangan Sampah Plastik

412

PRINGSEWU- FAKTUAL Pemerintah Kabupaten Pringsewu Melalui Dinas Lingkungan Hidup Mengadakan Lauching Aksi Pengurangan Sampah Plastik yang bekerja sama dengan komunitas Ojek Online acara Yang di adakan di Pendopo Pringsewu.yang di Hadiri oleh Bupati Pringsewu Sujadi Sangat ,Staf Ahli Pemkab Pringsewu Relawan,Asisten II Pringsewu, Jondrawahdi ,Anggota DPRD Pringsewu Sudiono,Kadis Lingkungan Hidup Hendrid,Kadis Perhubungan M.Khotim,Kadis Koperindak Maskur,Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan,seluruh Kepala Bidang dan Staf Dinas Lingkungan Hidup,dan Kominitas ojek Online, Para Pelaku IKM, Pengurus Pramuka Kwarcab Pringsewu, Pengurus KOTAKU, dan Pasukan Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup.(19/09/2020)

Dalam Sambutannya, Bupati Pringsewu Sujadi menyampaikan, “Acara Lauching Aksi pengurangan sampah plastik ini yang bertujuan untuk menyatukan komunitas global dan meningkatkan kesadaran serta melakukan perubahan dalam mewujudkan aksi untuk ini yang bersih dan sehat.”

“Kegiatan bersih-bersih pertama kali dilakukan pada tahun 2008 di Republik Estonia Eropa utara dan berhasil mengubah 50.000 orang untuk membersihkan seluruh negara dalam waktu 5 jam melihat kesuksesan ini pada tahun 2011yayasan (LDIW) didirikan untuk menyebarkan dan menerapkan pola kegiatan bersih-bersih di suatu negara dalam satu hari yang serentak dilakukan di seluruh dunia di Indonesia sendiri pada tahun 2019 kegiatan WCD ini denfan melibatkan 9,5 juta relawan dan berhasil menemukan 15.000 ton sampai menjadi bentuk nyata dari meningkatnya kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, serta tidak lagi memerlukan kemasan plastik dan juga diharapkan bisa dijadikan sebagai identitas tersendiri bagi teman-teman komunitas Pringsewu dan upaya pengelolaan sampah merupakan persoalan yang sangat kompleks yang tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah namun justru kurang aktif dari masyarakat yang sangat memegang peran penting dalam upaya penguasaan dalam pengaplikasian konsep 3R yaitu pengurangan timbunan sampah ,penggunaan kembali dan juga mendaur ulang sampah menjadi barang bernilai guna dan kembali kami berharap kerjasama antara pemerintah daerah dengan teman-teman komunitas Pringsewu dan sejauh ini selain dapat mengurangi jumlah sampah plastik namun juga dapat menjadi media pembelajaran bagi masyarakat agar semakin mengerti betapa pentingnya peran mereka dalam upaya pengelolaan sampah ini terutama dalam mengaplikasikan konsep 3R,(Reduce Reuse,Recyle).”

Lanjutnta, “Kami berharap kerjasama antara pemerintah daerah dengan teman-teman komunitas Pringsewu ini selain dapat mengurangi jumlah sampah plastik namun juga dapat menjadi media pembelajaran kepada masyarakat agar semakin mengerti betapa pentingnya peran mereka dalam upaya sampah diharapkan pula kebiasaan baik ini dapat ditularkan kepada masyarakat lain agar mau ikut aku dalam menyiapkan warisan alam yang Lestari.”

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu, Hendrid mengatakan, mengatakan ,” Kegiatan ini adalah untuk mengajak masyarakat untuk ikut melaksanakan aksi bersih-bersih ni memilah sampah di rumah serta mengurangi penggunaan plastik dan menggantinya dengan tas belanja guna ulang atau (Totebeg).adapun dasar dari Kegiatan ini adalah Surat Direktur Jendral Pengelolaan sampah ,Limbah B3,dan Bahan Beracun Berbahaya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tanggal 26 Agustus 2020 Nomor .S33/PSLB3/PS/PLB.0/8/2020 Perihal Kegiatan WCD Indonesia 2020,dan Surat Gubernur, tanggal 31 Agustus 2020 Nomor .005/2574/V10/2020 perihal World Cleanup Day (WCD)Lampung 19 September 2020 sesudah acara ini seluruh peserta melaksanakan bersih bersih disekitar Pendopo dan lingkungan lainnya, “Jelasnya(made).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.