Pemprov Lampung Sosialisasi Bendungan Marga Tiga

1.516

Lampung Timur, FAKTUAL – Pemerintah Provinsi Lampung bertatap muka dengan puluhan kepala desa dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan yang menjadi lokasi pembangunan Bendungan Marga Tiga, di Aula Kantor Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, kemarin.

Pertemuan sekaligus sosialisasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya terkait dengan pengadaan lahan untuk bendungan. Selanjutnya akan dilaksanakan konsultasi publik untuk menghimpun persetujuan dari masyarakat pemilik lahan dan sebagai dasar bagi gubernur Lampung menetapkan lokasi pada tahap pertama.

Bendungan tersebut berdampak pada warga berasal 19 desa dari Kecamatan Marga Tiga, Sekampung, Batanghari, dan Metro Kibang di Kabupaten Lampung Timur serta Kecamatan Metro Selatan di Kota Metro.

Dengan luasan lahan yang mencapai 2.513 ha yang terdiri dari areal tapal bendungan seluas 105 ha. Pembebasan lahannya direncanakan diselesaikan pada 2017 ini. Sedangkan areal genangan waduk dengan luasan 2.408 ha akan diselesaikan pembebasannya di tahun 2018. Areal genangan akan meliputi Desa Negeri Jumanten dan Desa Tri Sinar.

Bendungan tersebut akan dimanfaatkan mengaliri ribuan sawah milik warga sekitar. Keberadaan bendungan diharapkan mewujudkan Lampung sebagai Lumbung Padi Nasional dan swasembada beras dengan peningkatan indeks pertanaman hingga 250 %, sebagai konservasi air yang mampu menghasilkan 800 liter/detik. Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat setempat termasuk sebagai destinasi pariwisata.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham menjelaskan Indonesia pada tahun 2017-2018 akan membangun 49 bendungan. Provinsi Lampung berhasil memperoleh 3 bendungan menengah, yakni di Pringsewu, Jabung dan Marga Tiga.

“Ini merupakan salah satu program strategis nasional diperuntukkan bagi masyarakat di Lampung. Berkat upaya gubernur, masyarakat Lampung dapat memperoleh manfaat dari proyek ini lebih cepat,a�? katanya.

Menurut dia, Provinsi Lampung juga memperoleh 8 Program Strategis Nasional yang dilihat dan diawasi langsung presiden, seperti Pembangunan Jalan tol, Bandara Raden Intan II, ITERA, Bendungan, Kawasan Industri Maritim, penambahan pelabuhan Eksekutif Bakauheni-Merak, dan Listrik.

“Insya Allah akan ada pemindahan industri pertahanan,” kata Adeham.

Dalam kesempatan yang sama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Timur, Tarmizi menjelaskan sosialisasi ini akan sangat efektif karena dihadiri ketua tim pengadaan tanah dan masyarakat. Dengan bertemunya kedua belah pihak secara langsung diharapkan mampu bertukar pikiran dengan baik.

“Sosialisasi ini adalah langkah awal menuju tahap persiapan. Tentunya, yang hadir pada acara ini juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat sekitarnya. Untuk itu, perlunya disimak dengan seksama, jika masih ada yang kurang paham, langsung ditanyakan kepada tim,” katanya.

Kasi Pelaksanaan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) Novi Bernasto, menjelaskan Proyek Bendungan Marga Tiga akan dilaksanakan di empat kecamatan di Lampung Timur yaitu Marga Tiga, Sekampung, Batanghari, dan Metro Kibang, dengan jumlah 18 desa yang akan terkena. Kemudian di Kota Metro, satu kecamatan yaitu Metro Selatan di Desa Rejomulyo. Adapun tahapan pengadaan tanah ada empat yakni tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan penyerahan hasil.

Warga Trimulyo Lampung Timur Mukino berharap dengan adanya bendungan marga tiga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Semoga pelaksanaan bendungan marga tiga mampu terlaksana dengan baik dan lancar, tanpa adanya suatu halangan yang berarti.” katanya. (Hms)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.